alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Catat ! Semua Parpol Komitmen Terapkan Protokol Kesehatan di Pilwali

PASURUAN, Radar Bromo – Penyebaran virus Covid-19 di Kota Pasuruan selama beberapa waktu terakhir masih belum menunjukkan tanda-tanda melandai. Oleh karena itu, protokol kesehatan harus terus diterapkan. Tak terkecuali selama proses Pilwali Pasuruan 2020.

Kamis (10/9), semua pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi itu mendeklarasikan kepatuhan protokol kesehatan. Mulai jajaran TNI dan Polri sebagai aparat keamanan, penyelenggara, pengawas, bakal pasangan calon (bapaslon), hingga partai politik pengusung dan tim pemenangan.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman mengatakan, deklarasi tersebut bentuk komitmen bersama untuk mematuhi protokol kesehatan selama pelaksanaan Pilwali Pasuruan 2020. Karena itu, tidak hanya KPU dan Bawaslu saja yang dilibatkan dalam deklarasi di GOR Untung Suropati tersebut. Pihaknya sengaja mengajak dua bapaslon dan seluruh parpol pengusungnya.

“Jadi sebelum memasuki tahapan selanjutnya, kami ingin mengajak bapaslon, parpol, pendukung, dan simpatisan untuk patuh akan protokol kesehatan,” ungkap Arman.

Pihaknya bahkan tak segan mengenakan sanksi apabila ada pelanggaran protokol kesehatan selama tahapan bergulir. Arman mengacu pada beberapa aturan yang akan diterapkan terkait sanksi tersebut. Yakni, pasal 212, 214, dan 216 KUHP serta pasal 93 UU Nomor 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Ancaman hukuman pada sejumlah pasal itu antara 1 tahun hingga 7 tahun pidana penjara.

“Kami pastikan bahwa Polri siap mengambil tindakan tegas terhadap siapapun yang melanggar protokol kesehatan,” ucapnya.

HARUS KOMITMEN: Semua parpol wajib patuh mengutamakan protokoler kesehatan di setiap tahapan pilwali Pasuruan. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Moh Anas menyinggung pentingnya menerapkan protokol kesehatan selama tahapan Pilwali Pasuruan 2020. Meski begitu, penerapan protokol kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu sebagai lembaga pengawasan. Karena itu, Anas meminta semua pihak bisa menyadari pentingnya antisipasi penyebaran virus Covid-19.

“Dan deklarasi ini menjadi salah satu langkah untuk menyamakan komitmen akan pentingnya protokol kesehatan. Ini harus menjadi tanggung jawab bersama demi kesehatan bersama. Dan tentunya, parpol dan tim pemenangan masing-masing paslon harus punya concern penuh mengenai hal ini,” tutur Anas.

Bakal Calon Wali Kota Raharto Teno Prasetyo mengatakan, pihaknya berkomitmen penuh mengikuti pilwali di tengah pandemi virus Covid-19. Karena itu, Teno menegaskan pihaknya akan mematuhi protokol kesehatan selama tahapan demi tahapan.

“Kami sudah mempelajari peraturan KPU. Tentunya kami juga akan mengikuti dan mematuhi apa saja yang sudah menjadi ketentuan dalam setiap momen pilkada. Termasuk mengenai batasan-batasan yang harus diperhatikan,” ungkap Teno.

Sementara, Bakal Calon Wali Kota Saifullah Yusuf menyebut pilwali nanti akan menjadi bentuk kepatuhan akan amanat konstitusi sekaligus ketentuan pemerintah. Karena itu, meski dilaksanakan di tengah pandemi, pihaknya akan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

“Acara ini menunjukkan agar kita semua taat konstitusi dan taat ketentuan. Semua pihak harus selalu taat dan memegang konstitusi. Kita boleh berbeda, tapi tetap harus rukun. Selain itu, juga harus taat ketentuan, yakni dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Gus Ipul. (tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Ada Tiga Lembaga Pemantau yang Daftar, Satu Lembaga Hitung Cepat

Tiga lembaga mendaftar ke KPU Kota Pasuuran untuk memantau jalannya Pilwali Pasuruan 2020. Sedangkan untuk hitung cepat hasil pemungutan suara, baru satu lembaga yang mendaftar.

Pavingisasi Belakang Terminal Pandaan Digarap Tanpa Papan Proyek

Pavingisasi jalan di belakang Ruko Terminal Pandaan, Kabupaten Pasuruan, sudah sepekan digarap.

Pandemi Pengaruhi Investasi Masuk di Kab Pasuruan

Hingga akhir November, target investasi di Kabupaten Pasuruan belum terpenuhi.

Pagi Ini Presentasi-Penilaian Lomba Karya Tulis Kampung Hebat

Usai presentasi, akan dibuktikan dengan kunjungan lapangan yang digelar pada 4, 5 dan 7 Desember.

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.