alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Tabrakan 3 Motor di Sukorejo, Kakek-Nenek-Cucu asal Prigen Tewas

SUKOREJO-Kecelakaan maut terjadi di jalan Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pausruan, Jumat petang (10/5). Tiga korban meregang nyawa dalam insiden yang melibatkan tiga motor di utara balai desa Gunting itu.

Ironisnya, tiga korban yang meninggal masih sekeluarga. Yakni kakek, nenek dan cucu. Mereka adalah sang kakek Jamian, 66; sang nenek Poni, 62 dan sang cucu M. Misbach Irfanto, 9, ketiganya warga Dusun Talang, Desa Watuagung, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Empat korban lainnya mengalami luka-luka. Serta harus mendapatkan perawatan medis intensif.

RINGSEK: Motor Honda Beat yang dikendarai kakek-nenen-cucu asal Prigen, serta Honda GL 100 pemicu kecelakaan yang diamankan polisi. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 15.00. Saat itu, motor Honda GL 100 tanpa nopol yang berjalan dari arah selatan ke utara. Motor itu dikendarai Sugeng Prayitno, 20 yang berboncengan dengan Cahyo Adi Saputro, 16,  keduanya warga Dusun Betiting, Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo.

Saat sampai di lokasi kejadian, motor Honda GL 100 itu mengarah terlalu ke kanan. Hingga menabrak motor Honda Beat bernopol N 2253 TCH yang dikendarai oleh kakek, nenek dan cucu.

Tak berhenti sampai di situ, motor Honda GL 100 juga menabrak motor Honda Scoopy yang juga melaju dari arah berlawanan. Motor Honda Scoopy itu dikendarai Cimi Lindayani, 28 yang membonceng Dini Raisa Widia Andini, 7, keduanya warga Dusun Talang, Desa Watuagung, Kecamatan Prigen.

“Motor Honda GL 100-nya melaju terlalu mengarah ke kanan. Selanjutnya, menabrak motor Honda Beat dan Honda Scoopy dari arah berlawanan,” ujar Kaposlantas Sukorejo Aiptu Hardiono.

Akibat tabrakan beruntun itu, sekeluarga yang menumpang Honda Beat meninggal di lokasi kejadian. Jenazah ketiganya lantas dievakuasi ambulans Puskesmas Sukorejo, lalu dibawa ke kamar mayat RSUD Bangil.

Sementara pengendara Honda GL 100 dan Honda Scoopy yang alami luka-luka dievakuasi ke RS Sahabat, Suwayuwo dan Puskesmas Sukorejo. “Posisi pengendara motor Honda GL 100-nya di posisi kurang meguntungkan dalam kecelakaan maut ini,” jelas Hardiono. (zal/mie)

SUKOREJO-Kecelakaan maut terjadi di jalan Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pausruan, Jumat petang (10/5). Tiga korban meregang nyawa dalam insiden yang melibatkan tiga motor di utara balai desa Gunting itu.

Ironisnya, tiga korban yang meninggal masih sekeluarga. Yakni kakek, nenek dan cucu. Mereka adalah sang kakek Jamian, 66; sang nenek Poni, 62 dan sang cucu M. Misbach Irfanto, 9, ketiganya warga Dusun Talang, Desa Watuagung, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Empat korban lainnya mengalami luka-luka. Serta harus mendapatkan perawatan medis intensif.

RINGSEK: Motor Honda Beat yang dikendarai kakek-nenen-cucu asal Prigen, serta Honda GL 100 pemicu kecelakaan yang diamankan polisi. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 15.00. Saat itu, motor Honda GL 100 tanpa nopol yang berjalan dari arah selatan ke utara. Motor itu dikendarai Sugeng Prayitno, 20 yang berboncengan dengan Cahyo Adi Saputro, 16,  keduanya warga Dusun Betiting, Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo.

Saat sampai di lokasi kejadian, motor Honda GL 100 itu mengarah terlalu ke kanan. Hingga menabrak motor Honda Beat bernopol N 2253 TCH yang dikendarai oleh kakek, nenek dan cucu.

Tak berhenti sampai di situ, motor Honda GL 100 juga menabrak motor Honda Scoopy yang juga melaju dari arah berlawanan. Motor Honda Scoopy itu dikendarai Cimi Lindayani, 28 yang membonceng Dini Raisa Widia Andini, 7, keduanya warga Dusun Talang, Desa Watuagung, Kecamatan Prigen.

“Motor Honda GL 100-nya melaju terlalu mengarah ke kanan. Selanjutnya, menabrak motor Honda Beat dan Honda Scoopy dari arah berlawanan,” ujar Kaposlantas Sukorejo Aiptu Hardiono.

Akibat tabrakan beruntun itu, sekeluarga yang menumpang Honda Beat meninggal di lokasi kejadian. Jenazah ketiganya lantas dievakuasi ambulans Puskesmas Sukorejo, lalu dibawa ke kamar mayat RSUD Bangil.

Sementara pengendara Honda GL 100 dan Honda Scoopy yang alami luka-luka dievakuasi ke RS Sahabat, Suwayuwo dan Puskesmas Sukorejo. “Posisi pengendara motor Honda GL 100-nya di posisi kurang meguntungkan dalam kecelakaan maut ini,” jelas Hardiono. (zal/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/