alexametrics
31C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

Kejar Jambret di Wonoasih, Dua Tewas Tabrakan-1 Luka Berat

WONOASIH, Radar Bromo – Gara-gara mengejar seorang jambret, dua nyawa melayang di Wonoasih, Kota Probolinggo. Seorang lainnya mengalami luka berat. Jambret pun berhasil kabur.

Seorang yang tewas itu bernama Satria, 70. Warga RT 6/RW 2, Kelurahan/Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, itu tewas dalam kecelakaan saat mengejar jambret, Minggu (8/12).

NAHAS: Jenazah Jelly saat dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Moh Saleh. (Rizky Putra Dinasti/Radar Bromo)

Sebelum kecelakaan, Satria berboncengan naik motor dengan kerabatnya, Lukmina, 44, juga warga RT 6/RW 2, Kelurahan/Kecamatan Kedopok. Keduanya mengendarai motor Yamaha Mio Nopol N 4191 ST, dari barat ke timur, sekitar pukul 06.00.

Keduanya berencana ke Pasar Wonoasih untuk belanja. Saat itu, Lukmina yang menyetir. Sementara korban Satria dibonceng. Selama berkendara itu, Lukmina meletakkan dompetnya di boks depan motor.

“Informasi yang kami peroleh, mereka hendak ke Pasar Wonoasih,” terang petugas Satlantas Polres Probolinggo Kota Bripka Yeri Mugiarto.

Beberapa saat berkendara, dari belakang mereka, muncul seorang pengendara motor tidak dikenal. Diduga, pengendara motor lelaki ini melihat dompet yang diletakkan Lukmina di boks depan motor.

Pelaku lantas memepet motor Lukmina. Dan tak butuh waktu lama, pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut, langsung menggondol dompet Lukmina.

Lukmina yang sadar dompetnya dijambret, langsung mengejar pelaku. Pelaku yang lari ke arah timur, dikejarnya dengan cepat.

“Melihat dompetnya dijambret, Lukmina langsung tancap gas. Dia mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah timur,” terang Bripka Yeri.

Kejar-kejaran pun terjadi. Hingga keduanya sampai di tikungan jembatan timur batas kota. Yaitu, di Jalan Raya Ir. Sutami, Kelurahan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Saat belok di tikungan itulah, Lukmina mengendarai motornya terlalu melebar ke kanan. Hingga, melebihi markah jalan. Sementara itu, dari arah berlawanan melaju motor sejenis dengan Nopol P 4893 TB. Motor dikendarai Jelly Arvin Arizona, 29, warga Jl Jendral Sutoyo, Gang Mangunsari, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang. “Informasinya Jelly ini hendak mancing di Pelabuhan Probolinggo,” beber Bripka Yeri.

Kedua motor pun bertemu di satu titik yang sama. Akibat jarak yang terlalu dekat, serta kecepatan tinggi, tabrakan pun tak terhindarkan. Akibat tabrakan itu, korban Satria terlempar dari boncengan. Dia juga mengalami luka sobek di kepala. Korban Satria pun meninggal di lokasi kejadian.

Sementara Jelly mengalami luka parah di bagian kepala. Kondisinya pun kritis. Sedangkan Lukmina mengalami patah lengan kanan.

Dibantu oleh warga sekitar, Jelly beserta Lukmina dilarikan ke IGD RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Sementara Satria langsung dilarikan ke kamar mayat di rumah sakit yang sama. “Sayangnya, korban Jelly tidak bisa bertahan. Dia akhirnya meninggal di rumah sakit,” beber Bripka Yeri.

Tidak lama kemudian, keluarga Satria datang. Keluarga membawa jenazahnya pulang untuk disemayamkan. Petugas Satlantas Polres Probolinggo Kota pun langsung tiba di lokasi kejadian, beberapa saat setelah kecelakaan.

Petugas langsung melakukan olah TKP. Juga memeriksa sejumlah saksi yang ada. Baik saksi korban hidup dan juga saksi warga di sekitar lokasi kejadian. (rpd/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU