alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Laporan Kebakaran, Polisi-Damkar Datangi Rumah di Jln Mawar, Ternyata..

MAYANGAN-Warga Jalan Mawar, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Rabu siang (8/8) dibuat kaget. Sebab, sejumlah petugas dari kepolisian, Tagana serta dua unit mobil pemadam kebakaran tiba-tiba mendatangi rumah Ita, 56 yang berada persis di belakang RS Dharma Husada itu.

Padahal, saat petugas datang, tak ada api yang berkobar. Menurut Ita, ibunya hanya membakar tumpukan kertas sejumlah provider. Lantaran tak ditemukan kebakaran, mobil damkar pun akhirnya kembali ke mako.

Dari sejumlah petugas yang mendatangi rumah bu Ita, petugas gabungan datang, usai anaknya melapor ke SPKT Mapolres Probolinggo Kota. Sang anak melapor bahwa ada kebakaran hebat di rumahnya. Usai mendapat laporan kebakaran, petugas kepolisian pun langsung menghubungi petugas damkar.

Kepada petugas kepolisian yang datang, Ita mengaku baru bertengkar hebat dengan anaknya. Dari situ, sang anak lantas mengancam akan membakar rumahnya.

Setelah ia membakar kertas provider, sang anak langsung pergi entah kemana. Tak lama kemudian, rombongan petugas mendatangi rumahnya.

Hal itu pun membuatnya kaget. “Gimana ini sih. Tadi saya mau salat, anaka saya bertengkar dan mengancam bakar rumah. Kalau tau semuanya jadi begini, kan saya malu,” terangnya sambil menangis. Ita lantas tak menjawab lagi saat ditanya petugas dan wartawan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Probolinggo, Agus Effendi mengungkapkan hal yang sedikit berbeda. “Aman terkendali. Hanya bakar kertas di dalam rumah. Sebelum bakar kertas, bu Ita pemilik rumah sempat bertengkar dengan anaknya dan mengancam akan membakar rumahnya. Sehingga anaknya langsung melapor ke Polresta, kemudian Polresta langsung telp petugas Damkar,” terang Agus Effendi. (rpd/mie)

MAYANGAN-Warga Jalan Mawar, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Rabu siang (8/8) dibuat kaget. Sebab, sejumlah petugas dari kepolisian, Tagana serta dua unit mobil pemadam kebakaran tiba-tiba mendatangi rumah Ita, 56 yang berada persis di belakang RS Dharma Husada itu.

Padahal, saat petugas datang, tak ada api yang berkobar. Menurut Ita, ibunya hanya membakar tumpukan kertas sejumlah provider. Lantaran tak ditemukan kebakaran, mobil damkar pun akhirnya kembali ke mako.

Dari sejumlah petugas yang mendatangi rumah bu Ita, petugas gabungan datang, usai anaknya melapor ke SPKT Mapolres Probolinggo Kota. Sang anak melapor bahwa ada kebakaran hebat di rumahnya. Usai mendapat laporan kebakaran, petugas kepolisian pun langsung menghubungi petugas damkar.

Kepada petugas kepolisian yang datang, Ita mengaku baru bertengkar hebat dengan anaknya. Dari situ, sang anak lantas mengancam akan membakar rumahnya.

Setelah ia membakar kertas provider, sang anak langsung pergi entah kemana. Tak lama kemudian, rombongan petugas mendatangi rumahnya.

Hal itu pun membuatnya kaget. “Gimana ini sih. Tadi saya mau salat, anaka saya bertengkar dan mengancam bakar rumah. Kalau tau semuanya jadi begini, kan saya malu,” terangnya sambil menangis. Ita lantas tak menjawab lagi saat ditanya petugas dan wartawan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Probolinggo, Agus Effendi mengungkapkan hal yang sedikit berbeda. “Aman terkendali. Hanya bakar kertas di dalam rumah. Sebelum bakar kertas, bu Ita pemilik rumah sempat bertengkar dengan anaknya dan mengancam akan membakar rumahnya. Sehingga anaknya langsung melapor ke Polresta, kemudian Polresta langsung telp petugas Damkar,” terang Agus Effendi. (rpd/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/