alexametrics
25.4 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Eks Basecamp Regullo Rafting di Maron Dilalap Api, Ini Pemicunya

MARON-Kencangnya embusan angin di wilayah Probolinggo belakangan ini kembali memicu kebakaran. Rabu sore (8/8) si jago merah mengamuk di eks kantor Regullo Rafting di kawasan Dam 8, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Sejumlah barang inventaris yang ada di gudang eks basecamp untuk rafting pun ikut ludes dilalap api.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 16.00. “Dari keterangan sejumlah saksi dan olah TKP, diduga kebakaran ini dipicu oleh aktivitas bakar-bakar sampah,” ujar AKP Sugeng Supriyantoro.

Lantaran banyak daun kering ditambah angin kencang, api yang sedianya ada di bawah eks kantor pun merembet ke atas eks kantor. Dalam hitungan menit, api melalap eks kantor yang sudah setahun tak ditempati itu.

Usai mengetahui ada api yang melalap bangunan itu, petugas kepolisian dibantu warga pun lantas berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Api baru bisa dijinakkan sekitar 2 jam kemudian.

“Di dalam eks kantor itu terdapat sejumlah inventaris operator rafting itu. seperti perahu karet, pelampung, kursi dan sejumlah meja. Sementara ini, kerugian yang masuk ditaksir sekitar Rp 200 juta,” terang perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu. (hil/mie)

MARON-Kencangnya embusan angin di wilayah Probolinggo belakangan ini kembali memicu kebakaran. Rabu sore (8/8) si jago merah mengamuk di eks kantor Regullo Rafting di kawasan Dam 8, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Sejumlah barang inventaris yang ada di gudang eks basecamp untuk rafting pun ikut ludes dilalap api.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 16.00. “Dari keterangan sejumlah saksi dan olah TKP, diduga kebakaran ini dipicu oleh aktivitas bakar-bakar sampah,” ujar AKP Sugeng Supriyantoro.

Lantaran banyak daun kering ditambah angin kencang, api yang sedianya ada di bawah eks kantor pun merembet ke atas eks kantor. Dalam hitungan menit, api melalap eks kantor yang sudah setahun tak ditempati itu.

Usai mengetahui ada api yang melalap bangunan itu, petugas kepolisian dibantu warga pun lantas berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Api baru bisa dijinakkan sekitar 2 jam kemudian.

“Di dalam eks kantor itu terdapat sejumlah inventaris operator rafting itu. seperti perahu karet, pelampung, kursi dan sejumlah meja. Sementara ini, kerugian yang masuk ditaksir sekitar Rp 200 juta,” terang perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu. (hil/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/