Biadab, Pembunuh Bocah di Kejayan Pasutri, Sempat Disetubuhi Dua Kali

SADIS: M Tohir dan Ifa Maulaya saat dirilis di mapolres Pasuruan, Rabu (8/7) siang. Keduanya dijadikan tersangka usai membunuh Ri, Selasa (7/7) petang lalu. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo- Upaya penyelidikan polisi untuk mengungkap kasus tewasnya Ri alias Rr, 5, tak sia-sia. Korps Bhayangkara berhasil membekuk dua pelakunya. Yang bikin kaget, pelakunya adalah pasangan suami istri (pasutri) yang baru menikah 2 pekan. Biadabnya lagi, sebelum membunuh Ri, pelaku sempat menyetubuhi korban sebanyak dua kali.

Pasutri itu yakni M Tohir dan Ifa Maulaya. Keduanya diketahui baru saja menikah dua pekan yang lalu. Keduanya turut bersama-sama membunuh Ri, sebelum akhirnya jenazah korban ditemukan di sekitar parit di Dusun Tembero, Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, Selasa (7/7) sore lalu.

Rabu (8/7) kasus ini dirilis di mapolres Pasuruan. Dari keterangan keduanya, ada fakta keji yang terungkap, karena M Tohir sempat menyetubuhi Ri.

Sebelumnya, Tohir membujuk korban dengan membelikannya es krim dan Ri diajak ke rumah Tohir. Di rumah itulah korban disetubuhi sebanyak 2 kali.

Saat itu istri pelaku yakni Ifa Maulaya, sedang ke toko. Usai aksi bejatnya, pelaku mempersilahkan korban pergi. Nah, saat istrinya pulang, ia menyuruh untuk melucuti emas perhiasan korban.

TKP: Jenazah Ri sebelum dievakuasi di sekitar parit di Dusun Tembero, Desa Tanggulangin, Kejaym, Rabu &7/7) petang. (Foto: Istimewa)

Setelah itu, pelaku kemudian membawa korban ke TKP yakni ke parit. Di situ, pelaku meminta istrinya mengambil balok kayu. Balok itulah yang digunakan untuk memukul ke punggung korban.

Usai korban terjatuh, kemudian didelep-delepkan ke parit sebanyak dua kali. Begitu memastikan Ri tak bernyawa, M. Tohir kemudian meninggalkan korban.

Tapi Tohir sempat tak yakin. Alhasil, dia kembali lagi ke lokasi parit. Untuk kemudian menenggalamkan korban lagi, guna memastikan korban tewas. Hingga kemudian jazad korban ditemukan warga,dan dilaporkan ke polisi. (one/fun)