Radar Bromo

Warga asal Ngabar di Kraton Tewas Tersetrum saat Diminta Potong Pohon Tetangga

KRATON, Radar Bromo– Agenda Abdul Hadi, 50 untuk mencari penghasilan dengan memotong ranting pohon milik tetangganya, berujung petaka. Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan ini tewas tersengat listrik saat sedang memotong ranting pohon tersebut, Sabtu (8/2) siang.

Peristiwa ini diketahui terjadi sekitar pukul 11.30. Siang itu Abdul Hadi diminta untuk memotong ranting pohon milik Solihah, 40 di depan halaman rumahnya di Dusun/Desa Ngabar. Ia dijanjikan upah oleh Solihah jika pekerjaan ini rampung. Ia lantas mengajak temannya, Sairi untuk membantunya menyelesaikan permintaan Solihah.

Saat Abdul Hadi menaiki pohon tersebut, Sairi melihat ada kabel yang berada di dekat ranting pohon yang dipotong olehnya. Kabel ini mengeluarkan percikan api kecil. Sairi lantas memperingatkannya untuk berhati-hati. Namun ternyata peringatan ini tidak digubris oleh Abdul Hadi.

“Saya sudah mengingatkannya bahwa ada kabel di dekat ranting yang dipotong, tapi dia tetap memilih untuk tetap memotong ranting pohon itu,” ungkap Sairi.

Tak lama kemudian, tiba tiba percikan api itu mengenai tubuh Abdul Hadi. Pria yang kesehariannya dikenal sebagai tukang potong kayu itu pun tewas seketika. Bahkan tubuh korban sempat bergelantungan di batang pohon.

Warga setempat pun langsung mendatabgi lokasi teresbut. Namun mereka tidak berani untuk menyentuh tubuh korban karena khawatir tersengat listrik. Sekitar pukul 12.00, tubuh korban berhasil dievakuasi oleh pihak kepolisian dan PLN.

Jenazah korban sempat dibawa ke Puskesmas Kraton. Namun nyawanya tidak tertolong. Pihak keluarga yang enggan melakukan otopsi pada jenazah korban memilih membawanya langsung ke rumah untuk segera dimakamkan.

“Jenazah korban langsung di bawa ke rumahnya di Dusun Krajan. Tubuhnya agak membiru waktu saya lihat tadi karena tersengat listrik,”pungkasnya. (riz/fun)