Ngebut, Senggolan, Mahasiswa Asal Pakis-Malang Tewas di Sumberasih

PROBOLINGGO – Sial benar nasib yang dialami Dwi Afrianto Setio, 22. Pemuda asal Dusun Genitri, Desa Kedungrejo, Kecamatan, Pakis, Kabupaten Malang itu meregang nyawa, Minggu (6/1) siang usai terlibat kecelakaan di Raya Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Korban yang diketahui berstatus mahasiswa itu, terlibat kecelakaan dengan sesama motor. Informasi yang dihimpun radarbromo co.id di lokasi kejadian, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.05. Menurut, Arman, salah satu warga menyebutkan, mulanya kecelakaan itu terjadi ketika motor Honda Vario Hitam nopol DK 6557 AAI yang dikendarai Dwi Afrianto, melaju arah Barat ke Timur dengan kecepatan tinggi.

Saat itu di sebelahnya juga melaju motor Honda Vario nopol N 3950XB yang dikendarai Fery Sandi, warga Jalan KH Achmad Dahlan, Kota Pasuruan. Entah mengapa kedua motor itu bersenggolan hingga menyebabkan Dwi Afrianto dan Fery Sandy terjatuh.

Saat itu Fery terjatuh ke kiri jalan, sementara Dwi Afrianto ke kanan. Nah, disaat bersamaan dari arah berlawanan, tengah melaju dua sepeda motor yakni Honda Supra nopol N 2677 QJ yang dikendarai Abdul Wahab, 41. Warga Desa Dawuhan Kecamatan, Krejengan, Kabupaten Probolinggo itu membonceng istri dan anaknya.

Selain itu ada Honda Vario Hitam nopol N 5283QQ yang dikendarai Junaidi, 30, warga Desa Kedungcaluk, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Saat itu Junaidi juga membonceng istri dan anaknya.

Karena jarak terlalu dekat, Dwi Afrianti akhirnya tertabrak dua motor tersebut. Akibatnya fatal, dia mengalami luka parah di bagian kepala. Begitu juga dengan pengendara motor lain, yang sama-sama terjatuh.

OLAH TKP: Petugas Satlantas Polres Probolinggo di lokasi kejadian. (Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

Seluruh korban yang jumlahnya ada 8 orang, kemudian dibawa ke RSUD Tongas yang jaraknya paling dekat dengan lokasi kejadian. Sayang, begitu tiba di rumahsakit, nyawa Dwi Afrianto tak tertolong. Dia meninggal dunia dengan luka berat di bagian kepala. Sedangkan ketujuh korban lainnya hanya luka berat.

Usai insiden tersebut, Satlantas Polres Probolinggo Kota langsung menuju TKP. Kanitlaka Satlantas Polres Probolinggo Kota. “Faktor yang mempengaruhi kecelakaan karena kurang hati-hatinya pengemudi Honda Vario nopol DK 6557 AAI, hingga akhirnya terjadi kecelakaan ini,” ujarnya. (rpd/fun)