alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Monday, 26 October 2020

Proses Hukum Inkracht, Proyek Alun-alun Probolinggo Kembali Dilelang

MAYANGAN, Radar Bromo – Permasalahan hukum proyek revitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo, dipastikan sudah inkracht. Bahkan, kini Pemkot Probolinggo telah membuka lelang untuk melanjutkan rehabilitasi alun-alun.

Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Kota Probolinggo telah menyerahkan dokumen lelang alun-alun ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Probolinggo. Lelang ini dilakukan untuk menyelesaikan proyek revitalisasi alun-alun yang sempat tertunda.

“Kami sudah melimpahkan berkas ke Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) untuk dilelangkan. Lelang ini dilakukan untuk melakukan penyelesaian revitalisasi alun-alun,” ujar Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Perkim Kota Probolinggo Andre Nirwana, beberapa waktu lalu.

Dalam proyek kali ini, kata Andre, ada beberapa bagian yang harus digarap. Terutama bagian yang tahun kemarin tidak dirampungkan oleh pemenang tender. “Yang dikerjakan adalah bagian dalam saja dari kekurangan pekerjaan terakhir,” ujarnya.

Namun, saat disinggung besaran anggarannya, Andre enggan menjelaskan. Tetapi, dipastikan anggarannya diambilkan dari APBD Kota Probolinggo.

Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPRD Kota Probolinggo, beberapa waktu lalu, kepala Dinas PUPR Perkim Kota Probolinggo Agus Hartadi mengatakan, penyelesaian revitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo disiapkan anggaran Rp 1 miliar. “Jika telah selesai dilakukan perbaikan, alun-alun bisa dibuka kembali untuk aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo sempat terbengkalai karena masalah hukum. PT Faradis Mulia Makmur sebagai kontraktor yang menggarap alun-alun tak mampu menyelesaikan pekerjaannya. Proyek yang mestinya rampung pada 25 Desember 2019, sampai batas waktu, pengerjaannya hanya selesai 91 persen.

Kondisi yang tidak selesai ini membuat alun-alun tidak terawat. Rumput tinggi menghiasi lapangan dan kerap mengundang pandangan negatif dari masyarakat. Karena tak mampu menyelesaikan pekerjaannya, Pemkot memutus kontrak PT Faradis Mulia Makmur.

Namun, PT Faradis Mulia Makmur tak terima. Mereka menggugat Dinas PUPR-Perkim Kota Probolinggo ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya. Hasilnya, PTUN menolak gugatan PT Faradis Mulia Makmur. Penggugat sempat menyatakan akan banding, namun sampai batas waktu pengajuan banding, PT Faradis Mulia Makmur tidak mengajukan memori bandingnya. Karenanya, kasusnya dinyatakan inkracht. (put/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PWI Probolinggo Bangkit setelah 10 Tahun Vakum  

General Manager Jawa Pos Radar Bromo H.A. Suyuti, terpilih sebagai ketua PWI Probolinggo Persiapan.

Penuhi Syarat, JMSI Serahkan Berkas Pendaftaran ke Dewan Pers

Dideklarasikan 8 Februari 2020, dalam waktu singkat JMSI dapat memenuhi persyaratan menjadi konstituen Dewan Pers.

Ngantuk, Pemotor asal Sidoarjo Tabrak Taman Bambu Runcing Pandaan    

Motor Honda Supra X yang dikendarai korban seorang diri, menabrak taman Bambu Runcing

Fortuner Tabrak Pikap Parkir di Prigen, Tiga Terluka  

Sesampainya di lokasi kejadian, Fortuner itu menabrak dari belakang pikap Isuzu Panther pikap yang diparkir di bahu jalan sebelah kiri.

Warga Binaan Rutan Bangil Ubah Lahan Parkir Jadi Bengkel Mebel

Hidup di penjara, tidak boleh mematikan kreativitas. Sebab, meski hidup di lingkungan yang terbatas, seorang tahanan masih bisa berkreasi. Hal ini yang dilakukan di Rutan Bangil dengan mengembangkan industri mebeler.