alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Mau Nagih Utang Malah Rampas Perhiasan, Dua Pria Dibacok yang Ditagih

PURWOREJO, Radar Bromo – Warga Jalan Margo Taruno, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Rabu siang (4/3), mendadak geger. Itu setelah dua orang pria terluka usai menerima bacokan karena hendak merampas perhiasan milik Nur Laila, warga Kelurahan Tambaan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00. Siang itu Saiful dan Khudori, warga Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan bersama dua temannya, datang ke kontrakan Arif dan Nur Laila di Jalan Margo Taruno, Kelurahan Kebonagung, dengan mengendarai mobil Toyota Avanza warna putih. Mereka hendak menagih utang ke Arif dan istrinya.

Saiful dan Khudori turun dari mobil dan masuk ke rumah kontrakan itu. Sementara dua teman lainnya menunggu di dalam mobil. Keduanya lantas menagih utang pada Arif dan istrinya sambil membawa pentungan.

DIAMANKAN: Khudori dibawa ke mapolresta. Selain Saiful dan Khudori, polisi juga memburu dua kawan mereka yang kabur usai insiden. (Foto: Istimewa)

 

Ternyata keinginan mereka ini langsung ditolak mentah-mentah oleh Arif. Mereka pun terlibat cekcok dan adu mulut. Khudori dan Saiful sempat mencoba merampas kalung dan gelang yang dikenakan oleh Nur Laila. Arif pun langsung berteriak maling-maling.

Arif si pemilik rumah, kemudian mengambil parang di dalam rumah. Sebab Saiful dan Khudori, yang membawa pentungan, menggunakan senjatanya. Arif lantas membacok Saiful pada bagian kepala. Sementara Khudori terkena luka bacok pada bagian dadanya.

Warga yang mendengar langsung mendatangi rumah kontrakan tersebut. Salah seorang warga lantas melaporkan hal ini pada pihak kepolisian. Tak lama kemudian sekitar pukul 14.30, anggota Polres Pasuruan Kota, tiba di lokasi. Arif dan Nur Laila dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Sementara Saiful dan Khudori dibawa ke ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan, akibat luka yang dideritanya. Saiful mengalami luka pendarahan di bagian kepalanya. Sedangkan Khudori mengalami pendarahan di bagian dadanya. Keduanya hingga saat ini belum sadarkan diri.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso membenarkan adanya peristiwa pembacokan di Jalan Margo Taruno. Saat ini pihaknya masih mendalami peristiwa ini. Termasuk mengejar dua rekan pelaku yang dibacok itu.

“Kami masih mendalami peristiwa ini. Kami belum bisa meminta keterangan pelaku sebab masih tidak sadarkan diri. Kami juga masih memburu dua rekan pelaku lainnya,” sebutnya. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pakai Huruf Pegon, Kiai Nawawi Tulis Maklumat Dukung Gus Ipul

Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri K.H. Nawawi Abdul Djalil mengeluarkan maklumat terkait Pilwali Pasuruan 2020.

Pendaftar Anugerah Kampung Hebat Membeludak

Antusiasme Rukun Tetangga (RT) di Kota Pasuruan, mengikuti Anugerah Kampung Hebat Tahun 2020, sangat terasa.

Karena Sukai Istri Korban, Tersangka Mau Bantu Gorok Leher Suami

Andik mau jadi eksekutor bukan hanya karena diminta oleh istri korban. Lebih dari itu, tersangka Andik memiliki perasaan suka pada Silvia.

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.