Terbakar Sekujur Tubuh, Begini Cara Bocah SD Ini Selamatkan Diri

BESUK – Fian, 13, siswa SDN Besuk Agung, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo bisa saja alami luka bakar lebih serius lagi akibat insiden yang dialaminya usai ngecat sekolah, Sabtu (1/9) lalu. Itu andaikata ia panik dan tak melakukan upaya menyelamatkan diri.

Beruntung, saat dalam kondisi tubuh terbakar, ia masih bisa berpikir untuk menyelamatkan diri. Saat ditemui di ruang Bogenvil RSUD Waluyo Jati Kraksan, Fian mengaku, ia bersama empat bocah siswa masih di luar kelas membersihkan tangannya. Ada HR temannya. Serta juga dua siswa kelas II. Masing-masing berinsial KS dan KK.

Saat itu, KS dan KK tengah duduk di samping timba sambil membersihkan tangannya. Sedangkan, Fian tengah berdiri di samping sisi lain.

Rupanya, HR saat itu membawa korek api dan dijadikan mainan. Dia juga bercanda dengan mengancam membakar bensin yang dijadikan untuk cuci tangan.

Mendadak, korek api itu menyala dan menyambar bensin di timba. KS dan KK sempat terkena api di jarinya dan berhasil dipadamkan. Namun, api di timba itu membesar.

Panik, HR menendang timba itu dan nahas mengenai Fian. Sehingga, Fian yang terkena bensin dari timba terbakar. “Sudah saya larang. Tapi, ternyata malah koreknya menyala dan terbakar,” ujar Fian di ruang Bougenvil RSUD Waluyo Jati, Minggu (2/9).

Fian mengaku, saat itu terbakar mulai kaki hingga rambut. Saat itu, ia mengaku teringat untuk menyelamatkan diri dengan menceburkan diri ke bak kamar mandi tak jauh dari lokasi.

Api pun padam dan Fian ditolong oleh para guru. “Untung waktu itu pintu kamar mandi tidak dikunci. Terus air di bak kamar mandi juga penuh,” ujarnya didampingi ibunya, Miftahul Ma’rifah, 34.

Miftahul Ma’rifah mengaku terkejut mendengar kabar dari guru yang masih saudaranya soal Fian. Ia mengaku langsung ke Puskesmas Besuk karena anaknya sudah dibawa ke puskesmas. Karena luka bakar cukup serius, Fian dirujuk ke RSUD. (mas/mie)