alexametrics
31.9 C
Probolinggo
Thursday, 29 July 2021

Lerai Cekcok Malah Dihajar, Sekuriti Pop City Laporkan Oknum Polisi

MAYANGAN-Keributan yang terjadi di tempat karaoke Pop City di Jalan Dr Soetomo, Kota Probolinggo, pada Selasa (31/7) lalu berbuntut. Mohammad Solihin, 27, warga Dusun Krajan, RT 2/RW 1, Desa Posangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo melaporkan seorang anggota Polres Probolinggo.

Pria yang sehari-harinya jadi sekuriti tempat karaoke keluarga itu melapor telah dianiaya oleh seorang anggota polisi berinisial Jv dengan pangkat Bripka.

Informasi yang dihimpun, aksi penganiayaan itu terjadi pada Selasa (31/7) pukul 21.30. Kejadiannya, di room 10 tempat Karaoke Pop City (PC).

Solihin pun mengaku mengalami sejumlah luka bengkak di dahi kanan bagian atas imbas dihajar sang oknum polisi. Solihin sendiri membuat laporan pada Rabu (1/8) lalu.

Dari laporan yang masuk diketahui, aksi kekerasan itu terjadi di depan room 10 sekitar pukul 21.00. awalnya, Solihin mengaku mendapat laporan ada keributan.

Dari situ, Solihin pun mendatangi aksi ribut-ribut itu. ia hendak melerai. Nah, saat hendak melerai itulah, korban tiba-tiba dihajar pelaku. Tak terima dengan apa yang terjadi padanya, Solihin pun akhirnya melapor ke SPKT Polres Probolinggo Kota.

Menyikapi hal itu, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal menegaskan, pihaknya akan tetap mengusut kasus itu secara profesional. “Tidak ada perbedaan antara yang dilaporkan warga biasa, ataupun anggota kepolisian. Apalagi sudah terbit laporan,” jelas perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolres Probolinggo AKBP Fadli Samad. Menurutnya, terlapor saat ini sedang dilakukan proses pemeriksaan. “Sudah kita amankan dan diproses sesuai dengan ketentuan,” jelasnya singkatnya. (rpd/mie)

MAYANGAN-Keributan yang terjadi di tempat karaoke Pop City di Jalan Dr Soetomo, Kota Probolinggo, pada Selasa (31/7) lalu berbuntut. Mohammad Solihin, 27, warga Dusun Krajan, RT 2/RW 1, Desa Posangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo melaporkan seorang anggota Polres Probolinggo.

Pria yang sehari-harinya jadi sekuriti tempat karaoke keluarga itu melapor telah dianiaya oleh seorang anggota polisi berinisial Jv dengan pangkat Bripka.

Informasi yang dihimpun, aksi penganiayaan itu terjadi pada Selasa (31/7) pukul 21.30. Kejadiannya, di room 10 tempat Karaoke Pop City (PC).

Solihin pun mengaku mengalami sejumlah luka bengkak di dahi kanan bagian atas imbas dihajar sang oknum polisi. Solihin sendiri membuat laporan pada Rabu (1/8) lalu.

Dari laporan yang masuk diketahui, aksi kekerasan itu terjadi di depan room 10 sekitar pukul 21.00. awalnya, Solihin mengaku mendapat laporan ada keributan.

Dari situ, Solihin pun mendatangi aksi ribut-ribut itu. ia hendak melerai. Nah, saat hendak melerai itulah, korban tiba-tiba dihajar pelaku. Tak terima dengan apa yang terjadi padanya, Solihin pun akhirnya melapor ke SPKT Polres Probolinggo Kota.

Menyikapi hal itu, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal menegaskan, pihaknya akan tetap mengusut kasus itu secara profesional. “Tidak ada perbedaan antara yang dilaporkan warga biasa, ataupun anggota kepolisian. Apalagi sudah terbit laporan,” jelas perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolres Probolinggo AKBP Fadli Samad. Menurutnya, terlapor saat ini sedang dilakukan proses pemeriksaan. “Sudah kita amankan dan diproses sesuai dengan ketentuan,” jelasnya singkatnya. (rpd/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU