PLN Probolinggo: Bebas Tagihan dan Diskon Dilakukan Bertahap

MAYANGAN, Radar Bromo– Pemerintah Pusat sudah memberikan keringanan untuk biaya tagihan listrik selama tiga bulan mendatang (April, Mei, dan Juni). Namun, proses pembagian token bebas tagihan dan diskon tarif listrik dilakukan bertahap.

Kepala PLN Cabang Probolinggo Ghery Gerhadi mengatakan, sampai kemarin pihaknya masih menunggu arahan teknisnya dari PLN Pusat. Karenanya, adanya kebijakan listrik gratis selama tiga bulan itu belum diberlakukan. “Kami di unit pelaksana masih menunggu arahan teknisnya dari PLN Pusat, masih belum ada informasi lebih lanjut lagi,” ujarnya.

Namun, kata Ghery, meski secara pelaksanaannya belum bisa diekskusi di unit, skenario pelaksanaannya dirancang untuk 450 VA pascabayar nantinya akan digratiskan baik biaya pemakaian dan biaya beban. Sementara, untuk yang 450 VA prabayar setiap bulan akan diberikan token gratis sebesar pemakaian bulanan tertinggi dari data tiga bulan terakhir.

Untuk pengguna listrik 900 VA pascabayar, nantinya akan didiskon 50 persen. Bagi pengguna 900 VA prabayar akan diberikan token setiap bulan sebesar 50 persen dari biaya tertinggi pemakaian tiga bulan terakhir.

Adanya kebijakan ini sempat membuat bingung sejumlah pelanggan. Seperti diungkapkan warga Desa Kertosono, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Aqiqur Rahman. Ia mengaku masih kebingungan mengenai pembebasan biaya tarif listrik bagi konsumen rumah tangga.

“Masyarakat seperti saya tahunya di televisi. Itu pun Pak Presiden (Joko Widodo) juga tidak menerangkan bagaimana cara masyarakat mendapatkannya,” ujar peternah bebek itu.

Mendapati itu, Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Kraksaan Muhammad Syafi’i mengatakan, sesuai rilis dari PLN Pusat, PLN telah menyiapkan mekanisme atau cara mendapatkan program ini.

Pelanggan PLN rumah tangga 450 VA pascabayar akan langsung dibebaskan tagihannya pada April, Mei, dan Juni. Sementara, untuk pelanggan prabayar dapat memperolehnya dengan mengirimkan nomor ID pelanggan ke nomor WhatsApp atau melalui website PLN. “Sesui arahan, setelah pelanggan prabayar mengirimkan ID pelangganya ke WA atau website resmi PLN, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam tiga bulan terakhir,” ujarnya.

Sedangkan, diskon tarif untuk pelanggan subsidi 900 VA bagi pelanggan pascabayar, rekening yang harus dibayarkan pada setiap bulannya akan dikurangi 50 persen. Bagi pelanggan prabayar, token listrik gratis sebesar 50 persen akan diberikan kepada pelanggan dihitung dari pemakaian bulanan tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan rumah tangga 450 VA ditambah 7 juta pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke sistem. Proses ini akan tuntas dalam sepekan ke depan. Sehingga, seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya.

“Sesui rilis dari PLN Pusat, proses pembagian token bebas tagihan dan diskon tarif listrik ini memang bertahap dan sudah dimulai pada 1 April. Paling lambat tanggal 11 April, seluruh pelanggan yang berhak sudah bisa menikmati program ini,” ujar Syafi’i. (rpd/mg1/rud/fun)