Ngebut, Pemotor Asal Gondangwetan Tewas Tertabrak Truk di Jalan Soekarno-Hatta

DIAMANKAN: Motor milik korban usai kecelakaan Minggu (2/11) dini hari di Jalan Sekarno-Hatta yang kini sudah diamankan di Satlantas Polresta Pasuruan. (M Busthomi/Jawa pos Radar Bromo)

Related Post

BUGULKIDUL – Sungguh malang nasib yang dialami Rahmad Hidayatullah, 22. Maut menjemputnya dengan tragis. Ia mengalami kecelakaan Minggu dini hari  (2/12). Sopir truk yang menabraknya sempat kabur. Namun kemudian menyerahkan diri di Pos Sedarum lantaran takut dimassa.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu terjadi di simpang empat Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Kandang Sapi, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Rahmat yang merupakan warga Desa Tenggilis, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan itu mengendarai motor Suzuki Satria FU bernopol N 2710 TD.

Sebelumnya, korban baru saja nongkrong dengan beberapa temannya. Setelah itu, korban berniat nongkrong di Pelabuhan Pasuruan. Ia mengendarai motornya dari arah Jalan Balaikota. Korban mengendarai motor modifikasi itu dengan kecepatan tinggi.

“Begitu sampai di simpang empat yang tidak dikendalikan traffic light, korban tidak mengurangi kecepatan kendaraannya,” kata Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP Kadek Ary Mahardika.

Disaat yang sama, melintas truk tronton tanpa muatan dari arah barat. Atau di jalur Pasuruan-Probolinggo. Truk dengan nopol W 9506 UH itu dikemudikan oleh Falihul Arif, 45, warga Desa Jetak, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban.

Tak ayal, tabrakan pun terjadi. Kejadian itu berlangsung pukul 02.00 . Korban yang dihantam truk dari samping kiri itu mengalami luka yang cukup parah pada bagian kepala. Ia meregang nyawa di lokasi kejadian.

Setelah kejadian, Falihul memang sempat berhenti sejenah. Karena mengetahui korban meninggal, ia memilih untuk melanjutkan perjalanan. Ia langsung tancap gas ke arah timur. Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi, langsung mengevakuasi korban ke ruang pemulasaran RSUD dr R Soedarsono.

Motor korban yang sudah dalam kondisi ringsek dan rusak parah itu diamankan di markas Satlantas Polres Pasuruan Kota. Warga yang kebetulan melintas di kawasan tersebut sempat mengira sopir truk melarikan diri.

“Setelah kami telusuri, sopir truk memang meninggalkan lokasi kejadian. Namun ia menyerahkan diri di Pos Sedarum. Ia mengaku takut dimassa,” ungkap Kadek. Kini, penyidik Unit Laka tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap Falihul. (tom/fun)