alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Friday, 27 November 2020

Mau Pulang ke Probolinggo, Mahasiswa-Pekerja Ini Dibegal di Nguling

NGULING – Aksi begal di wilayah pasuruan semakin mengkhawatirkan. Pelaku tidak segan menggunakan senjata tajam. Seperti yang menimpa Fio Aprilia, 20, warga Kecamatan Wonoasih dan Isnaini Putri, 21, warga Kelurahan/Kecamatan Kanigaran.

Keduanya dibegal oleh komplotan pria tidak dikenal dalam perjalanan pulang ke Probolinggo. Akibatnya Isnaini harus kehilangan motor Honda Vario warna hitam merah nopol N 4470 SC miliknya, Jumat petang (2/11) sekitar pukul 19.00.

Informasinya, mereka hendak pulang dari Surabaya. Saat di Jalan raya Sedarum, tiba tiba keduanya dipepet oleh dua pria tidak dikenal yang mengendarai motor Yamaha Vega. Setibanya di barat warung Ayam Bakar Wong Solo, pelaku langsung menghadang dari depan.

Pelaku saat itu tidak mengenakan helm dan menggunakan topi. Karena terkejut, mereka terjatuh ke Utara. Salah seorang pelaku mengeluarkan celurit dari punggungnya dan mengancam mereka. Tidak lama, dua pelaku lainnya dengan mengendarai motor Honda GL pun datang.

Karena ketakutan, keduanya pun lantas menyerahkan motor Vario pada pelaku. Usai menjalankan aksinya, pelaku lari ke arah timur. Korban sendiri berteriak minta tolong “Begal …… Begal…….” Kebetulan mobil patroli Polsek Nguling datang dan membawa keduanya ke mapolsek.

“Saya kuliah di jurusan laboratorium kesehatan di Universitas Ma’arif Surabaya. Kalau Fio ini bekerja di pabrik plastik di Sidoarjo. Karena satu jalur, kami pun janjian pulang bareng,” jelas Isnaini.

Kanitreskrim Polsek Nguling, Aipda Adjie Anggoro membenarkan adanya aksi begal di sisi barat warung Ayam Bakar Wong Solo. Pihaknya pun langsung melakukan pengejaran ke arah timur sesuai informasi dari korban.

“Sebenarnya pelaku tidak memakai penutup di wajahnya. Namun korban ketakutan. Jadi tidak sempat melihat dengan jelas. Kami sudah koordinasi dengan Polres Probolinggo Kota dan Polres Probolinggo. Karena ada informasi pelaku lari ke timur,” jelasnya. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Jon Junaedi Wakil Ketua DPRD Mangkir Lagi di Sidang Ijazah Palsu

Jaksa menyebutkan, Kalau 3 kali dipanggil tidak dating, ketentuannya nanti dapat dilakukan penjemputan paksa dengan adanya penetapan hakim untuk jemput paksa

Usai Dilantik, Ribuan KPPS yang Bertugas di Pilwali Dirapid Test

Ini salah satu upaya KPU dalam memastikan seluruh putugas penyelanggara, seperti KPPS hingga linmas benar-benar sehat dan tidak terjangkit Covid-19

Petugas KPPS Harus Jaga Integritas selama Pilwali

Selanjutnya, KPU akan memberikan pembekalan bagi KPPS sebelum bertugas.

Pembobol Alfamart Suwayuwo Dibekuk, Pelaku Residivis, Ini Tampangya

Pelaku pembobolan toko modern yang berada di sebelah timur jalan nasional ini ada tiga orang.