Rencana Rekayasa Lalu Lintas di Simpang 4 Patung Sapi Ditolak Warga, Ini Penyebabnya

BANYAK TAK SETUJU: Pertemuan perwakilan warga Desa Tawangrejo dengan Satlantas Polres Pasuruan dan forum lalu lintas di aula kantor Kecamatan Pandaan, Jumat (30/11). Dalam pertemuan itu, sebagian warga menolak. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANDAAN – Rencana perubahan arus lalu lintas dengan menutup penggalan jalan di Simpang Empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, ditolak warga. Mereka keberatan karena bila penggalan jalan itu ditutup, mereka harus memutar dengan jarak lebih jauh.

RAWAN KECELAKAAN: Lokasi simpang 4 Patung Sapi yang acapkali terjadi kecelakaan. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Sejatinya, perubahan arus lalu lintas ini diagendakan mulai Sabtu (1/12). Namun, warga Desa Tawangrejo, keberatan dan menolak adanya penutupan penggalan jalan ini. Karenanya, Satlantas Polres Pasuruan bersama Forum Komunikasi Lalu Lintas memutuskan menundanya.

Keputusan itu diambil usai pertemuan dan koordinasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga Desa Tawangrejo di kantor Kecamatan Pandaan, Jumat (30/11). “Warga kami keberatan penggalan jalan itu ditutup saat ini. Terlebih, harus memutar dengan jarak lebih jauh,” ujar Kepala Desa Tawangrejo Sukirno.

Selain itu, menurut Sukirno, adanya pertimbangan faktor ekonomi dan sosial juga menjadi pertimbangan warga menolak rencana ini. Warga juga menganggap recana ini kurang sosialisasi. “Kami tahu penutupan penggalan jalan Patung Sapi penting untuk mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Tapi. Apa boleh buat, banyak warga yang keberatan,” ujarnya.

Pernyataan Sukirno diamini oleh salah seorang warganya, Susilo. Menurutnya, penyebab kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di lokasi ini karena rem kendaraan bertonase besar sering ngeblong. “Sarana prasarananya dipenuhi dulu dan sosialisasinya diperpanjang. Jika sudah terpenuhi serta ada solusi alternatif yang lebih baik dan efektif, penggalan jalan ditutup silakan,” ujarnya. (zal/fun)