alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 2 December 2020

Selama Januari-Februari, Sudah Dua Meninggal karena DBD

BANGIL – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Pasuruan bikin waswas. Pasalnya, dua bulan terakhir sudah dua warga meninggal dunia. Selain itu, selama Januari hingga Februari, tercatat 52 warga kabupaten terserang DBD.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan Agung Basuki mengklaim, kasus DBD yang terjadi tahun ini masih lebih tinggi tahun lalu. Diketahui, sepanjang 2018 lalu, ada sekitar 150 kasus DBD. Empat kasus di antaranya, menyebabkan meninggal dunia.

Hanya saja, hal itu menurut Agung, tak bisa jadi acuan. Pasalnya, kejadian tahun ini baru akumulasi dari dua bulan. “Memang secara keseluruhan, kasusnya tak sebanyak tahun lalu. Tapi, saat ini kan baru awal tahun,” terangnya. Karena itulah, ia meminta warga waspada untuk mengatasi ancaman DBD.

Berbagai cara dilakukan Dinkes untuk mengatasinya. Mulai dari sosialisasi, hingga gerakan pemberantasan sarang nyamuk yang melibatkan warga. “Peran warga sangat penting. Keberadaan satu rumah satu juru pengawas jentik sangat berdampak untuk mengurangi risiko ancaman DBD,” tukasnya.

Maklum, munculnya genangan-genangan air bisa menjadi tumbuh kembangnya nyamuk Aedes aegypti. “Hal inilah yang patut diwaspadai. Karena genangan air yang ada, bisa menjadi sarang nyamuk berkembang,” jelasnya. Di samping itu, kegiatan fogging juga dilakukan. Dengan catatan, jika memang diperlukan.

Sebelumnya, pasien DBD yang dirawat di RSUD Bangil hingga akhir bulan lalu mengalami peningkatan. Pasien DBD didominasi oleh anak-anak yang mencapai 60 persen yang dirawat inap di RSUD Bangil. Tingginya jumlah pasien DBD sudah terasa sejak bulan Desember 2018. Tercatat dalam bulan tersebut ada sebanyak 52 pasien yang dirawat inap di RSUD Bangil.

Diperkirakan, penderita DBD akan tetap tinggi selama musim hujan. Masyarakat diimbau mampu menjaga lingkungan sekitar agar tidak ada genangan air seperti di selokan, kamar mandi, bak air terbuka, pot yang menambung air yang membuat berkembangnya jentik air. Termasuk menggalakkan 4M yaitu menguras, menutup, mengubur, dan mengawasi agar penderita DBD bisa berkurang. (one/rf/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Dorong Penyerapan Anggaran JLU Maksimal

Tidak terserapnya anggaran untuk proyek jalur lingkar utara (JLU) di dalam dana cadangan sepanjang 2020 membuat DPRD Kota Pasuruan angkat bicara.

Bank Indonesia Gulirkan Beasiswa Satu Juta Tiap Bulan

Masing-masing mahasiswa itu akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp 1 juta tiap bulan selama setahun mulai Januari 2021.

Petani Resah Lagi Pupuk Subsidi Langka di Pasaran

Petani di Kabupaten Probolinggo kembali diresahkan dengan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.

Terima 68 Pengajuan Pelimpahan Haji Ahli Waris di Kab Pasuruan

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan terus menerima pengajuan pelimpahan porsi haji kepada ahli waris.

DLH Sudah Laporkan Tumpahan Batu Bara di Perairan Sekitar PLTU Paiton

DLH sudah melaporkan kejadian itu kepada kementerian LHK pada tahun 2018.