Ketahuan Curi Motor di Warung Kopi, Warga Plososari Bonyok Dimassa

NYARIS TEWAS: Mardi mengerang kesakitan saat mendapat perawatan di IGD RSUD dr R Soedarsono. Lelaki asal Plososari ini dimassa usai ketahuan mencuri motor di Nguling, Senin (1/1) sore. (Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

NGULING – Aksi pencurian motor rupanya membuat warga geram. Alhasil, jika ada pelaku yang ketahuan, massa tak sungkan untuk menghakimi. Seperti yang terjadi di Nguling, Senin (1/1) sore.

Dua pelaku, terpergok saat mencuri motor di sebuah warung kopi. Lantaran ketahuan, pelaku dikejar. Saat salah satunya kena, massa langsung menghajarnya. Pelaku itu adalah Mardi, 31, warga dusun Rembang, Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan

Informasinya, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.30. Sore itu, Margi Anto , warga Dusun Pacinan, Desa Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan keluar dari warung kopi “Marem” miliknya di Jalan raya Sedarum. Saat itulah, ia melihat dua orang tidak dikenal.

Salah satu dari dua pelaku, adalah Mardi. Dia terlihat sedang berusaha membuka kunci motor Honda Revo Warna Hitam dengan nopil N 6624 OQ miliknya dengan kunci T yang diparkir di halaman warung Marem.

Sementara rekannya, L sedang berada diatas motor Honda Vario Warna Abu-abu Hitam miliknya. Melihat aksinya diketahui, keduanya berusaha melarikan diri. Korban lantas berteriak “Maling…… maling……”

Mendengar teriakan ini, warga sekitar langsung keluar dari rumah dan mengejar pelaku. Salah satu pelaku, Mardi berhasil ditangkap oleh warga. Sementara rekannya L berhasil melarikan diri. Warga yang kesal langsung menjadikan korban sebagai sansak hidup. Syukur, aksi main hakim sendiri ini berhasil diketahui oleh Polsek Nguling.

Mardi pun langsung dibawa dan diamankan ke mapolsek. Korban sendiri mengalami luka patah tulang pada hidung dan lecet-lecet. Dan ia sempat dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD) RSUD dr Soedarsono kota Pasuruan untuk menjalani perawatan.

Di IGD, Mardi hanya bisa menahan sakit sembari minta ampun. “Arrghh…argghh…,” teriaknya mengerang kesakitan. (riz/fun)