Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Menikmati Sensasi Kereta Api Commuter Line Surabaya Pasuruan Probolinggo, Ini Tarif dan Jadwal Resminya

Arif Mashudi • Rabu, 4 Maret 2026 | 11:05 WIB

NYAMAN: Penumpang di dalam gerbong kereta api Commuter Line Supas Probolinggo.
NYAMAN: Penumpang di dalam gerbong kereta api Commuter Line Supas Probolinggo.

Dahulu, Kereta Api (KA) Commuter Line Supas sesuai namanya, hanya melayani rute jalur Surabaya-Pasuruan. Tapi kereta murah ini sekarang juga bisa dinikmati masyarakat Probolinggo. Moda baru ini diperkirakan bakal jadi favorit.

ARIF MASHUDI, Mayangan, Radar Bromo

Kereta api (KA) Commuter Line Supas Probolinggo resmi diluncurkan Minggu (1/3). Jawa Pos Radar Bromo beruntung bisa langsung menjajal fasilitas transportasi ini sebagai penumpang.

Di awal peluncuran KA Commuter Line Supas Probolinggo, sementara hanya ada dua kali jadwal keberangkatan dan kepulangan.

Dari Stasiun Probolinggo pukul 04.10 dan pukul 21.22. Sedangkan jadwal dari Stasiun Surabaya Kota ke Stasiun Probolinggo pukul 01.50 dan pukul 18.10.

Jawa Pos Radar Bromo mencoba untuk jadwal berangkat pukul 21.22. Sekitar pukul 20.45, kami sudah tiba di Stadiun Probolinggo.

Bagi penumpang KA Commuter Line Supas Probolinggo, ada ruang tunggu khusus di sisi barat. Sekitar pukul 21.00, KA Commuter Line Supas Probolinggo dari Surabaya tiba di Stasiun Probolinggo.

Saat penumpang dari Surabaya sudah turun semua, penumpang yang hendak naik dari Stasiun Probolinggo, tidak bisa langsung naik. Semuanya harus menunggu proses perpindahan lokomotif KA, yang semula berada di sisi timur, pindah ke sisi barat. Karena arah tujuan KA Commuter Line Supas Probolinggo berganti ke barat atau Surabaya.

KA Commuter Line Supas Probolinggo memiliki 6 gerbong. Masing-masing gerbong ada 106 tempat duduk. Di tiap gerbong itu, tentunya fasilitas full air conditioner (AC) dan toilet yang bersih.

Tempat duduk yang disediakan saling berhadapan (bukan menghadap ke depan semua). Tidak ada meja di depan kursi penumpang.

Tepat pukul 21.22, KA Commuter Line Supas Probolinggo pun berangkat. Selama perjalanan, getaran ataupun goyangan KA melaju begitu terasa. Hanya saja, tidak terasa sesak ataupun jenuh. Karena ruangan terasa sejuk dengan AC.

Selain itu, waktu perjalanan sangat efektif. Seperti halnya dari Stasiun Pasuruan ke Stasiun Probolinggo hanya menempuh waktu sekitar 30 menit.

Lho sudah sampai. Tadi (Minggu, Red) berangkat pukul 21.22, sekarang pukul 21.52, sudah sampai Pasuruan. Gak terasa ya. Apa karena terasa nyaman di dalam kereta,” kata Alvi, 27, salah satu penumpang asal Kota Probolinggo di dalam KA yang hendak turun di Stasiun Pasuruan.

Sedangkan untuk jadwal tiba di Stasiun Surabaya Kota pukul 23.28 atau membutuhkan waktu berkisar 2 jam 6 menit jarak tembuh Probolinggo-Surabaya. Tentu ini lebih cepat jika dibandingkan dengan naik bus umum.

Selain itu, tarif yang dikenakan hanya Rp 8.000 sekali berangkat. Namun, jika jarak tempuh yang dituju di bawah 63 Km, maka tarif hanya Rp 6.000 sekali berangkat, seperti dari Probolinggo menuju Pasuruan atau dari Pasuruan ke Surabaya.

Hanya saja jadwal pemberangkatan dari Probolinggo ke Surabaya untuk pukul 21.22, KA tidak semua stasiun berhenti. Untuk stasiun Porong, Tanggulangin, dan Gedangan tidak berhenti.

Karena KA Commuter Supas Probolinggo jam malam hanya berhenti menaikkan dan menurunkan penumpang di Stasiun Pasuruan, Bangil, langsung Sidoarjo, Waru, dan terakhir Stasiun Gubeng.

Sedangkan untuk jam pemberangkatan pagi pukul 04.10, berhenti di Stasiun Pasuruan, Bangil, Porong, Tanggulangin, Sidoarjo, Gedangan, Waru, dan terakhir Stasiun Gubeng.

KA Commuter Supas Probolinggo sensasinya sama dengan kereta pada umumnya. Fasilitas AC, tidak ada desak-desakan, waktu jarak tempuh lebih cepat. Paling penting lagi, tarifnya sangat ekonomi.

Jika dibandingkan Bus Patas, dengan fasilitas full AC dan waktu cepat sampai tujuan, tarif sebesar Rp 50 ribu, tentu sangat jauh.

Begitu juga jika dibandingkan dengan bus biasa tujuan Surabaya tarif Rp 25 ribu, tentu lebih murah KA Commuter Supas Probolinggo.

Ayu Firdausiyah Ahmad,27, salah satu Penumpang KA Commuter Supas Probolinggo mengaku, dia tugas kerja di Surabaya. Selama ini, dia biasa naik bus ataupun sepeda motor untuk ke Surabaya. Hampir tiap pekan, dia pulang ke Probolinggo.

Tapi dengan adanya KA Commuter Supas Probolinggo, tentu sangat membantu dan memudahkan untuk kerja ke Surabaya ataupun pulang ke kampung halaman.

”Apalagi tarifnya hanya Rp 8.000, jauh lebih ekonomis dan murah. Jadi, biasanya uang buat bayar ongkos naik bus, ini bisa buat tiket KA Commuter dan bungkus makan,” ungkapnya.

Merasakan KA Commuter Supas Probolinggo, lanjut Firda, cukup nyaman dan praktis. Terutama buat penumpang yang rutin ke Pasuruan hingga Surabaya, KA Commuter Supas ini jadi alternatif yang lebih efisien. Menghindari macet, jadwalnya juga relatif jelas dan tepat waktu.

”Kelebihannya, waktu tempuh lebih pasti dan lebih cepat, terhindar dari macet dan harga tiket relatif terjangkau. Hanya saja, kekurangannya sebagai bahan masukan, frekuensi atau jam keberangkatan di tambah lagi supaya lebih fleksibel,” ungkap gadis berhijab asal Perum Pakistaji Asri Wonoasih Kota Probolinggo ini. (fun)

Editor : Abdul Wahid
#supas #kereta api #KA Commuter #probolinggo