=====================================================
RIZAL FAHMI SYATORI, Sukorejo, Radar Bromo
========================================================
DESA Ngadimulyo di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, kini punya destinasi wisata baru. Sumber Kidul namanya. Lokasinya ada di Dusun Krangkong.
Sejak Juli 2022, Sumber Kidul ini mulai dirintis menjadi destinasi wisata anyar oleh para pemuda. Mereka memanfaatkan sungai yang berhulu dari Gunung Arjuno dan Gunung Ringgit yang mengalir di desa setempat.
Yang menjadi daya tarik, di sekitar sungai terdapat dua sumber mata air besar dengan airnya yang jernih. Lalu, akses menuju lokasi melewati gumuk tegalan pohon bambu yang asri.
Gumuk tersebut dulunya penuh sampah. Namun, kini bersih dan disulap menjadi Kedai Gumuk. Bahkan, Kedai Gumuk ini menjadi salah satu fasilitas pendukung wisata Sumber Kidul.
“Tempatnya asyik, asri, sekaligus sejuk. Akhirnya kami dari pemuda Dusun Krangkong membersihkan lokasi itu dari sampah. Kemudian merintisnya menjadi destinasi wisata baru. Karena belum ada di desa ini,” cetus pengelola wisata Sumber Kidul, Rizal Akbar.
Penamaan Sumber Kidul tidak ujuk-ujuk diberikan. Pertimbangannya, warga di Dusun Krangkong selama ini menyebut kawasan itu Sumber Kidul.
Sebab, sebelah utara dusun ini berbatasan dengan Dusun Kulakan. Di sana terdapat sumber mata air dan diberi nama Sumber Lor. Namun, Sumber Lor hanya dimanfaatkan untuk mandi warga.
“Tiga bulan berjalan kami rintis, Alhamdulillah pengunjungnya tiap hari selalu ada. Terutama saat weekend, lebih ramai. Mereka dari sekitaran Pasuruan. Juga ada dari Sidoarjo dan Surabaya,” tuturnya.
Meskipun lokasinya tidak terlalu luas, pengunjung bisa ke lokasi menggunakna motor dan mobil. Untuk motor bisa parkir di lokasi langsung. Sedangkan mobil parkir di halaman rumah warga atau di tepi jalan. Selanjutkan jalan kaki ke lokasi.
Jarak tempuhnya dari Kantor Desa Ngadimulyo sekitar 500 meter. Kemudian dari ruas jalan nasional Malang–Surabaya sekitar 1,2 kilometer. Melalui jalan beraspal dan paving.
“Pengunjung yang datang bisa menikmati kuliner di Kedai Gumuk. Juga mandi di pemandian sumber alami di sisi barat. Serta, bisa menikmati spot selfi dengan latar belakang kincir air dan pancuran di selatan sungai. View-nya juga ada persawahan,” bebernya.
Karena masih dirintis, pengunjung yang datang tidak dikenakan tiket masuk. Lalu parkir kendaraan utamanya motornya hanya seikhlasnya saja.
Keberadaan wisata Sumber Kidul, juga mendapat atensi dari Pemdes Ngadimulyo. Kades Ngadimulmyo Nurhadi menjelaskan, pemdes men-support wisata baru itu.
“Tahun depan kami mengalokasikan dari DD tambahan sarpras untuk wisata Sumber Kidul. Seperti pembangunan toilet dan musala,” tuturnya.
Dengan semangat para pemuda sebagai pengelola, pihaknya optimistis wisata Sumber Kidul akan menjadi jujukan banyak orang atau wisawatan.“Asalkan tetap dikelola dengan baik, tentunya harus bertahap. Saat ini Sumber Kidul satu-satunya wisata yang ada di desa ini,” ungkapnya.
Salah seorang pengunjung, Nugroho, 24, asal Pandaan datang ke lokasi bersama kekasihnya. Dia tahu wisata ini dari sosmed, sehingga penasaran untuk datang langsung.
“Sesampainya di lokasi, ternyata lumayan bagus dan sangat murah. Mudah diakses, bisa menikmati alam pedesaan sekaligus refreshing,” katanya. (hn) Editor : Ronald Fernando