alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Upaya Pemerintah Desa Sruwi Bangun BUMDes Demi Tingkatkan Ekonomi Warga

Selain mengandalkan pertanian sebagai mata pencaharian warga, Desa Sruwi kini membentuk BUMDes. Tujuannya selain sebagai pemasukan desa, juga sebagai sarana simpan pinjam. Termasuk memasok kebutuhan petani dan masyarakat.

————-

Kendati terletak jauh dari Jalan Raya Winongan, ekonomi di Desa Sruwi, Kecamatan Winongan terus menggeliat. Pertanian memang masih menjadi mata pencaharian utama warga setempat. Mulai dari padi, tebu, jagung sampai kacang-kacangan dan berbagai hasil buah seperti mangga hingga juga peternakan seperti ayam, kambing dan sapi.

Tak heran saat Radar Bromo memasuki Desa Sruwi tampak di kanan-kiri, sawah membentang luas. Selain bertani, warga desa juga mulai banyak yang berusaha mandiri, mulai dari mebeler, kerajinan miniatur mobil, sampai konveksi.

Mustofah, Kepala Desa Sruwi mengatakan, melihat ekonomi warga desa yang makin menggeliat, Pemdes membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Tujuannya selain sebagai lini usaha untuk pemasukan desa. juga bisa sebagai simpan pinjam bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya.

“Termasuk menyediakan kebutuhan umum seperti pulsa, token listrik, fotokopi dan alat tuli kantor (ATK),” terangnya.

Dikatakan bahwa keberadaan BUMDes bernama Sejahtera ini dikelola secara profesional. Selain sudah membangun gedung secara mandiri, kantornya dilengkapi beberapa ruang seperti ruang penjualan, pengurus kantor sampai ruang pertemuan. Ruangan itu bisa digunakan sebagai tempat rapat, pelatihan dan sebagainya sampai gudang penyimpanan bahan baku.

Mustofah menambahkan, dengan keberadan BUMDes ini bisa mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. “Selain itu juga memutar roda perekonomian yang lebih baik. Karena keuntungan juga berputar di desa sehingga memberi dampak dan manfaatnya juga bagi pembangunan desa dan masyarakat,” terangnya.

Harapannya, BUMDes ini juga bisa menyerap tenaga kerja lokal dan menciptakan peluang usaha baru. Ekonomi diharapkan bisa meningkat dan usaha bisa berkembang bahkan bisa bertumbuh usaha baru yang bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja bagi warga sekitar. (eka/fun)

Selain mengandalkan pertanian sebagai mata pencaharian warga, Desa Sruwi kini membentuk BUMDes. Tujuannya selain sebagai pemasukan desa, juga sebagai sarana simpan pinjam. Termasuk memasok kebutuhan petani dan masyarakat.

————-

Kendati terletak jauh dari Jalan Raya Winongan, ekonomi di Desa Sruwi, Kecamatan Winongan terus menggeliat. Pertanian memang masih menjadi mata pencaharian utama warga setempat. Mulai dari padi, tebu, jagung sampai kacang-kacangan dan berbagai hasil buah seperti mangga hingga juga peternakan seperti ayam, kambing dan sapi.

Tak heran saat Radar Bromo memasuki Desa Sruwi tampak di kanan-kiri, sawah membentang luas. Selain bertani, warga desa juga mulai banyak yang berusaha mandiri, mulai dari mebeler, kerajinan miniatur mobil, sampai konveksi.

Mustofah, Kepala Desa Sruwi mengatakan, melihat ekonomi warga desa yang makin menggeliat, Pemdes membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Tujuannya selain sebagai lini usaha untuk pemasukan desa. juga bisa sebagai simpan pinjam bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya.

“Termasuk menyediakan kebutuhan umum seperti pulsa, token listrik, fotokopi dan alat tuli kantor (ATK),” terangnya.

Dikatakan bahwa keberadaan BUMDes bernama Sejahtera ini dikelola secara profesional. Selain sudah membangun gedung secara mandiri, kantornya dilengkapi beberapa ruang seperti ruang penjualan, pengurus kantor sampai ruang pertemuan. Ruangan itu bisa digunakan sebagai tempat rapat, pelatihan dan sebagainya sampai gudang penyimpanan bahan baku.

Mustofah menambahkan, dengan keberadan BUMDes ini bisa mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. “Selain itu juga memutar roda perekonomian yang lebih baik. Karena keuntungan juga berputar di desa sehingga memberi dampak dan manfaatnya juga bagi pembangunan desa dan masyarakat,” terangnya.

Harapannya, BUMDes ini juga bisa menyerap tenaga kerja lokal dan menciptakan peluang usaha baru. Ekonomi diharapkan bisa meningkat dan usaha bisa berkembang bahkan bisa bertumbuh usaha baru yang bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja bagi warga sekitar. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/