alexametrics
25.4 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

AKP Rini Ifo Nila Krisna, Kapolsek Perempuan Pertama di Probolinggo

Dia lantas duduk santai depan kantor Mapolsek Leces. Melepas kaca mata, topi, dan meletakkan HT di meja, Nila pun mulai ngobrol. Perempuan dengan tiga putra itu menjadi polwan pada tahun 1997, setelah lulus Sekolah Bintara.

Saat itu, dirinya yang berpangkat (Bripda) langsung diberikan kepercayaan untuk bertugas menjadi Staf Pribadi Pimpinan (Spripim) Kapolda Jatim Irjen Muhammad Dayat. Kurang lebih 1 tahun, dirinya bertugas di Polda Jatim.

”Saya di Polda Jatim itu selama dua tahun. Satu tahun jadi Spripim. Satu tahun berikutnya menjadi ajudan istri Waka Polda Jatim Brigjen Sudirman Ail,” katanya.

Meski kini mengukir sejarah dengan menjadi kapolsek perempuan pertama di Probolinggo, Nila sebenarnya tidak punya keinginan menjadi Polwan saat masuk sekolah. Dia saat itu bercita-cita untuk menggeluti dunia hiburan atau entertainment. Mulai dari penyanyi sampai modeling.

Tetapi, cita-citanya itu ditentang orang tuanya. Bapak-ibunya justru berkeinginan dirinya menjadi Polwan. Meskipun, tidak ada keluarga yang berlatar belakang menjadi seorang polisi.

”Bapak saya PNS biasa. Beliau ingin sekali saya menjadi Polwan. Padahal, saya sendiri bercita-cita bekerja di dunia entertainment,” tuturnya.

Nila akhirnya menuruti keinginan orang tuanya. Dia pun mendaftar jadi polisi pada tahun 1997. “Berkat doa dan rida beliau (orang tua), saya lulus menjadi polisi angkatan Bintara,” cerita anak kedua dari empat saudara itu.

Dia lantas duduk santai depan kantor Mapolsek Leces. Melepas kaca mata, topi, dan meletakkan HT di meja, Nila pun mulai ngobrol. Perempuan dengan tiga putra itu menjadi polwan pada tahun 1997, setelah lulus Sekolah Bintara.

Saat itu, dirinya yang berpangkat (Bripda) langsung diberikan kepercayaan untuk bertugas menjadi Staf Pribadi Pimpinan (Spripim) Kapolda Jatim Irjen Muhammad Dayat. Kurang lebih 1 tahun, dirinya bertugas di Polda Jatim.

”Saya di Polda Jatim itu selama dua tahun. Satu tahun jadi Spripim. Satu tahun berikutnya menjadi ajudan istri Waka Polda Jatim Brigjen Sudirman Ail,” katanya.

Meski kini mengukir sejarah dengan menjadi kapolsek perempuan pertama di Probolinggo, Nila sebenarnya tidak punya keinginan menjadi Polwan saat masuk sekolah. Dia saat itu bercita-cita untuk menggeluti dunia hiburan atau entertainment. Mulai dari penyanyi sampai modeling.

Tetapi, cita-citanya itu ditentang orang tuanya. Bapak-ibunya justru berkeinginan dirinya menjadi Polwan. Meskipun, tidak ada keluarga yang berlatar belakang menjadi seorang polisi.

”Bapak saya PNS biasa. Beliau ingin sekali saya menjadi Polwan. Padahal, saya sendiri bercita-cita bekerja di dunia entertainment,” tuturnya.

Nila akhirnya menuruti keinginan orang tuanya. Dia pun mendaftar jadi polisi pada tahun 1997. “Berkat doa dan rida beliau (orang tua), saya lulus menjadi polisi angkatan Bintara,” cerita anak kedua dari empat saudara itu.

MOST READ

BERITA TERBARU

/