alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Cara Puskesmas Tongas Maksimalkan Layanan Selama Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 membuat Puskesmas Tongas, Kabupaten Probolinggo melakukan beberapa inovasi untuk tetap bisa memberi layanan, namun penularan Covid-19. Melalui inovasi Halo Dokter dan Praja SMS, masyarakat bisa dilayani dengan aman.

ARIF MASHUDI, Tongas, Radar Bromo

Sekitar pukul 11.00, pelayanan di Puskesmas Tongas masih buka. Tampak beberapa  pasien tengah ada ruang antre pendaftaran dan ruang pengambilan obat. Sebagian mereka manfaatkan inovasi layanan Praja SMS (pendaftaran rawat jalan melalui SMS), dan ada juga yang daftar di tempat.

Semua meja pelayanan pun menerapkan protokol kesehatan (prokes). Di meja itu, ada sekat plastik bening. Tidak hanya itu, semua petugas pelayanan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Mulai dari masker sampai pakai APD.

”Saya sudah daftar lewat SMS kemarin (Minggu, red). Terus ada jawaban SMS, bahwa dilayani pukul 11.00. Ternyata benar, tidak sampai menunggu antre bisa langsung dilayani,” kata Gufron, 35, warga Desa Bayeman Tongasitu.

Kepala Puskesmas Tongas Kurnia Ramadhani mengatakan, Praja SMS dan Halo Dokter sudah lama diterapkan. Malahan, layanan Praja SMS itu mulai diterapkan awal tahun 2020, sebelum ada Covid-19. Dengan harapan, masyarakat yang datang ke Puskesmas tidak terlalu lama antre. Dengan Praja SMS, diketahui perkiraan jam antrean dilayani.

”Pas ada pandemi Covid-19, ternyata praja SMS ini sangat bermanfaat. Sebagai upaya mencegah kerumunan pasien yang datang berobat akibat terlalu lama antre,” katanya.

Mantan Humas RSUD Tongas itu menjelaskan, seiring waktu berjalan, layanan Praja SMS terus diterapkan di tengah pandemi Covid-19. Saat itu, makin banyak masyarakat yang takut berobat ke puskesmas. Bukan karena layanan Praja SMS, tetapi akibat takut pada Covid-19.

”Karena Covid-19, masyarakat yang ke puskesmas untuk berobat sempat berkurang. Kami khawatirnya, masyarakat merasakan keluhan sakit, tapi karena takut Covid-19, jadi tidak berobat. Meski keluhan sakit ringan, kalau tidak diobati kan bisa makin parah,” terangnya.

Kondisi itu dikatakan Nia -sapaan akrabnya-, membuat dia bersama tim Puskesmas membuat terobosan baru. Yaitu melalui inovasi Halo Dokter. Dengan layanan Halo Dokter itu, masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan ringan tetap bisa terlayani atau diobati tanpa harus ke puskesmas.

Tinggal menghubungi ke nomor Halo Dokter, dr. Peni Endah Sitoresmi siap menerima konsultasi kesehatan dari masyarakat. Layanan Halo Dokter itu sudah berjalan mulai awal Agustus kemarin.

”Setelah konsultasi kesehatan melalui Halo Dokter, pasien diminta mengirim identitas dan alamatnya unutk memasukkan data dan proses menyiapkan obatnya,” tuturnya.

Setelah itu, obat diantar ke rumah pasien langsung. Ini dilakukan atas kerjasama dengan pamong desa yang banyak jadi kader kesehatan. “Butuh komitmen bersama antara puskesmas dengan desa,” ungkapnya.

Peni Endang Sitoresmi, dokter umum puskesmas Tongas yang melayani layanan Halo Dokter mengatakan, layanan Halo Dokter dijadwalkan pukul 18.00 sampai pukul 21.00. Namun, tidak sedikit masyarakat yang menghubungi layanan Halo dokter di luar jam itu. Bahkan, tengah malam dihubungi, tetap dilayani konsultasi kesehatannya.

”Termasuk pagi atau jam kerja pun, banyak masyarakat yang menghubungi Halo Dokter. Tinggal konsultasikan keluhan sakitnya, terus kirim identitasnya. Bisa disiapkan obatnya dan diantar oleh petugas,” katanya.

Dokter Peni menjelaskan, konsultasi kesehatan yang bisa dilayani dan dikirim obat itu adalah penyakit ringan. Seperti panas anak, asam urat dan lainnya. Dalam sebulan, ada sekitar 200 sampai 300 telepon masuk ke layanan Halo Dokter. Ada juga konsultasi rawat jalan yang butuh pengobatan berlanjut. (hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.