alexametrics
26.7 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Cerita Warga Gending Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Kepungan Banjir

Hanik Wahyuningsih, 46, tidak akan melupakan banjir yang terjadi di desanya, Kamis (26/5). Sebab, banjir terjadi bertepatan dengan pernikahan anaknya, Rani. Warga RT 6/RW 2 Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, itu pun tetap menikahkan anaknya di tengah kepungan banjir.

————————————————————————————-

ACHMAD ARIANTO, Gending, Radar Bromo

————————————————————————————-

Gembira, namun juga kecewa dirasakan Hanik Wahyuningsih. Dengan sedih, perempuan 46 tahun itu menyaksikan beberapa orang sedang membereskan properti terop dan pajangan pernikahan putrinya.

Banjir yang terjadi di Desa Gending membuat acara pernikahan putrinya, Rani, diselesaikan dengan lebih cepat. Ia pun mengurungkan acara lanjutan setelah tempat untuk menggelar pernikahan terendam banjir.

Kamis (26/5), Hanik memang menggelar pernikahan putrinya dengan Dandy. Dekorasi pengantin sudah disiapkan sehari sebelumnya. Mulai terop, kursi, hingga perlengkapan kebutuhan perkawinan.

Namun, cemas merambati hatinya dan keluarganya. Sejak Kamis subuh gerimis turun. Hanik sempat berharap gerimis berhenti sebelum pukul 08.00 saat acara dimulai.

Sayangnya, harapan itu berbanding terbalik dengan kenyataan. Hujan malah turun dengan deras saat pagi menjelang. Bahkan, menjelang acara hujan turun makin deras.

Hanik Wahyuningsih, 46, tidak akan melupakan banjir yang terjadi di desanya, Kamis (26/5). Sebab, banjir terjadi bertepatan dengan pernikahan anaknya, Rani. Warga RT 6/RW 2 Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, itu pun tetap menikahkan anaknya di tengah kepungan banjir.

————————————————————————————-

ACHMAD ARIANTO, Gending, Radar Bromo

————————————————————————————-

Gembira, namun juga kecewa dirasakan Hanik Wahyuningsih. Dengan sedih, perempuan 46 tahun itu menyaksikan beberapa orang sedang membereskan properti terop dan pajangan pernikahan putrinya.

Banjir yang terjadi di Desa Gending membuat acara pernikahan putrinya, Rani, diselesaikan dengan lebih cepat. Ia pun mengurungkan acara lanjutan setelah tempat untuk menggelar pernikahan terendam banjir.

Kamis (26/5), Hanik memang menggelar pernikahan putrinya dengan Dandy. Dekorasi pengantin sudah disiapkan sehari sebelumnya. Mulai terop, kursi, hingga perlengkapan kebutuhan perkawinan.

Namun, cemas merambati hatinya dan keluarganya. Sejak Kamis subuh gerimis turun. Hanik sempat berharap gerimis berhenti sebelum pukul 08.00 saat acara dimulai.

Sayangnya, harapan itu berbanding terbalik dengan kenyataan. Hujan malah turun dengan deras saat pagi menjelang. Bahkan, menjelang acara hujan turun makin deras.

MOST READ

BERITA TERBARU

/