alexametrics
30.9 C
Probolinggo
Friday, 1 July 2022

Begini Suasana Rumah Potong Hewan di Pasuruan saat Wabah PMK Melanda

Semenjak muncul wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), peternak ekstra hati-hati. Jajaran pemerintah dan daerah ikut dibuat sibuk. Distribusi sapi diperketat bahkan pasar hewan ada yang ditutup. Pemerintah juga mewajibkan pemotongan ternak harus di rumah potong hewan (RPH).

MUKHAMAD ROSYIDI, Pasuruan, Radar Bromo

SEBUAH bangunan yang nampak bersih terlihat lengang dari depan. Tetapi saat masuk ke dalam, aktifitas mulai terlihat. Beberapa orang ada yang sibuk menguliti sapi. Ada pula yang membersihkan sisa darah dari hewan.

Begitulah kondisi RPH Bangil. Pemotongan hewan di RPH ini masih normal. Tidak membludak. Kegiatan pemotongan hewan ternak masih berjalan seperti biasa. Tidak ada kenaikan jumlah pemotongan hewan.

Saat itu ada Drh Ayu yang sedang bertugas. Dia memang sengaja ditugaskan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Tugasnya melakukan pemeriksaan terhadap hewan – hewan ternak yang akan disembelih.

Ayu menyebut, meski pemotongan hewan diwajibkan di RPH, sejauh ini pemotongan setiap hari normal/ “Kalau di kami hanya 1. Paling banya ya dua sapi,” kata Ayu.

Tetapi sejak adanya wabah PMK, Ayu mengakui, petugas memang lebih ekstra. Harus mengecek detail sapi yang mau dipotong. Syukur, sejauh ini belum ditemukan adanya sapi yang positif PMK saat hendak disembelih di RPH.

Semuanya aman. Pemeriksaan yang dilakukan pun juga pemeriksaan Pos Mortem. Atau pemeriksaan jeroan setelah dilakukan penyembelihan. “Belum ditemukan. Semoga saja tidak sampai ada ya,” tandasnya.

Semenjak muncul wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), peternak ekstra hati-hati. Jajaran pemerintah dan daerah ikut dibuat sibuk. Distribusi sapi diperketat bahkan pasar hewan ada yang ditutup. Pemerintah juga mewajibkan pemotongan ternak harus di rumah potong hewan (RPH).

MUKHAMAD ROSYIDI, Pasuruan, Radar Bromo

SEBUAH bangunan yang nampak bersih terlihat lengang dari depan. Tetapi saat masuk ke dalam, aktifitas mulai terlihat. Beberapa orang ada yang sibuk menguliti sapi. Ada pula yang membersihkan sisa darah dari hewan.

Begitulah kondisi RPH Bangil. Pemotongan hewan di RPH ini masih normal. Tidak membludak. Kegiatan pemotongan hewan ternak masih berjalan seperti biasa. Tidak ada kenaikan jumlah pemotongan hewan.

Saat itu ada Drh Ayu yang sedang bertugas. Dia memang sengaja ditugaskan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Tugasnya melakukan pemeriksaan terhadap hewan – hewan ternak yang akan disembelih.

Ayu menyebut, meski pemotongan hewan diwajibkan di RPH, sejauh ini pemotongan setiap hari normal/ “Kalau di kami hanya 1. Paling banya ya dua sapi,” kata Ayu.

Tetapi sejak adanya wabah PMK, Ayu mengakui, petugas memang lebih ekstra. Harus mengecek detail sapi yang mau dipotong. Syukur, sejauh ini belum ditemukan adanya sapi yang positif PMK saat hendak disembelih di RPH.

Semuanya aman. Pemeriksaan yang dilakukan pun juga pemeriksaan Pos Mortem. Atau pemeriksaan jeroan setelah dilakukan penyembelihan. “Belum ditemukan. Semoga saja tidak sampai ada ya,” tandasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/