28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Cerita Kepala SMKN 1 Probolinggo Ikuti Edutech Asia 2022 di Singapura

SMKN 1 Kota Probolinggo jadi salah satu dari delapan sekolah yang mewakili 673 SMK untuk mengikuti konferensi pendidikan tingkat Asia bernama Edutech Asia 2022 di Singapura. Konferensi selama dua hari itu, membuka mata lebih lebar terhadap perubahan yang terjadi di bidang teknologi. Khususnya teknologi pendidikan.

 ———————————————————————————————–

ARIF MASHUDI, Kedopok – Radar Bromo

 ———————————————————————————————–

SELAMA dua hari, Rabu dan Kamis (9-10/11), Kepala SMKN 1 Kota Probolinggo Dwi Angreani dan Waka Kurikulum sekolah setempat terbang ke Singapura. Mereka adalah SMK Binaan Axioo Indonesia yang berprestasi. Sehingga, diajak mengikuti Axioo Class di Singapura selama dua hari.

“Sebagai apresiasi dan bentuk dukungan kepada dunia pendidikan vokasi, Axioo bersama Intel mengajak delapan kepala sekolah, ketua yayasan, dan guru dari delapan SMK mengikuti konferensi pendidikan tingkat Asia bernama Edutech Asia 2022,” kata Eni, sapaan akrab Kepala SMKN 1 Probolinggo.

Baca Juga:  Siswa SMKN 1 Probolinggo Ukir Prestasi, Peluang Kerja Lebih Terbuka

Eni menerangkan,  Axioo Class Program merupakan program pendidikan untuk menyiapkan tenaga terampil sesuai dengan kebutuhan industri. Program CSR ini mendampingi sekolah-sekolah untuk bisa menyiapkan sebuah sekolah yang berbasiskan budaya industri melalui pembentukan kelas industri, sinkronisasi kurikulum, dan workshop-workshop berkelanjutan. Semua itu untuk para siswa dan guru, pembelajaran berbasis IT, pelatihan dan sertifikasi, program prakerin (praktik kerja lapangan), hingga rekrutmen tenaga kerja.

Bertemakan Inspiring The Next Generation Across Asia, konferensi dan expo itu bertempat di Marina Bay Sands Singapura. Dalam  konferensi pendidikan tingkat Asia bernama Edutech Asia 2022 itu, hadir sedikitnya 350 pembicara mancanegara dan 200 perusahaan teknologi terkemuka di dunia.

Baca Juga:  Cerita Guru SLB Sinar Harapan 1 Probolinggo Jadi Pendamping Bahasa Isyarat

Dalam acara itu, para pegiat vokasi ini diajak mengikuti konferensi dan pameran yang membahas tentang pendidikan dasar, menengah, dan vokasi. Serta, teknologi dalam ruang kelas, kurikulum digital, sampai digitalisasi kepemimpinan.

SMKN 1 Kota Probolinggo jadi salah satu dari delapan sekolah yang mewakili 673 SMK untuk mengikuti konferensi pendidikan tingkat Asia bernama Edutech Asia 2022 di Singapura. Konferensi selama dua hari itu, membuka mata lebih lebar terhadap perubahan yang terjadi di bidang teknologi. Khususnya teknologi pendidikan.

 ———————————————————————————————–

ARIF MASHUDI, Kedopok – Radar Bromo

 ———————————————————————————————–

SELAMA dua hari, Rabu dan Kamis (9-10/11), Kepala SMKN 1 Kota Probolinggo Dwi Angreani dan Waka Kurikulum sekolah setempat terbang ke Singapura. Mereka adalah SMK Binaan Axioo Indonesia yang berprestasi. Sehingga, diajak mengikuti Axioo Class di Singapura selama dua hari.

“Sebagai apresiasi dan bentuk dukungan kepada dunia pendidikan vokasi, Axioo bersama Intel mengajak delapan kepala sekolah, ketua yayasan, dan guru dari delapan SMK mengikuti konferensi pendidikan tingkat Asia bernama Edutech Asia 2022,” kata Eni, sapaan akrab Kepala SMKN 1 Probolinggo.

Baca Juga:  Roni Sianturi, Pegiat Literasi dan Penulis asal Probolinggo

Eni menerangkan,  Axioo Class Program merupakan program pendidikan untuk menyiapkan tenaga terampil sesuai dengan kebutuhan industri. Program CSR ini mendampingi sekolah-sekolah untuk bisa menyiapkan sebuah sekolah yang berbasiskan budaya industri melalui pembentukan kelas industri, sinkronisasi kurikulum, dan workshop-workshop berkelanjutan. Semua itu untuk para siswa dan guru, pembelajaran berbasis IT, pelatihan dan sertifikasi, program prakerin (praktik kerja lapangan), hingga rekrutmen tenaga kerja.

Bertemakan Inspiring The Next Generation Across Asia, konferensi dan expo itu bertempat di Marina Bay Sands Singapura. Dalam  konferensi pendidikan tingkat Asia bernama Edutech Asia 2022 itu, hadir sedikitnya 350 pembicara mancanegara dan 200 perusahaan teknologi terkemuka di dunia.

Baca Juga:  SMKN 1 Probolinggo Siapkan Lowongan Kerja, Tingkatkan Skill Siswa

Dalam acara itu, para pegiat vokasi ini diajak mengikuti konferensi dan pameran yang membahas tentang pendidikan dasar, menengah, dan vokasi. Serta, teknologi dalam ruang kelas, kurikulum digital, sampai digitalisasi kepemimpinan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru