alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Friday, 1 July 2022

Cerita Anak Penjual Bensin Eceran Pasuruan Jadi Paskibraka Nasional

Anggita Larasati Suhartiwi terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional. Anak seorang penjual bensin eceran itu mampu mewujudkan cita-cita masa kecilnya dengan perjuangan keras. Juga membawa harum nama Jawa Timur dan Kota Pasuruan.

MUHAMAD BUSTHOMI, Purworejo, Radar Bromo

TAK berlebihan jika Pemkot Pasuruan menyambut kepulangan Anggita Larasati Suhartiwi setelah sekitar sebulan berada di ibu kota. Penyambutan gadis jelita itu berlangsung sakral di Pendapa Surga-Surgi Sabtu (21/8). Namun, acara itu tetap mematuhi protokol kesehatan ketat. Karena semua harus mewaspadai penyebaran Covid-19.

Anggita sendiri hadir di kompleks rumah dinas Wali Kota Pasuruan dengan memakai uniform Paskibraka. Lengkap. Seperti yang ia kenakan ketika prosesi pengibaran bendera merah putih di Istana Merdeka. Langkahnya tegap. Tatapannya tertuju ke depan.

Fatma Saifullah Yusuf lalu menyematkan kalung bunga di lehernya. Tanda kehormatan. Sedangkan suaminya, Saifullah Yusuf, beberapa kali mengucapkan selamat. Dia tak kuasa menahan suasana yang mengharukan itu. Air matanya berlinang. “Ini air mata bahagia,” kata Wali Kota Pasuruan tersebut.

Anggita mengaku haru dengan penyambutan yang istimewa itu. Terlebih, dia baru saja mengukir sejarah di hidupnya. Karena terpilih menjadi salah satu anggota Paskibraka Nasional. Bersama perwakilan 34 provinsi di Indonesia.

Sedari kecil, dia memang sering menyaksikan tayangan upacara kemerdekaan melalui televisi. Dari sana, dia mulai bermimpi menjadi anggota Paskibraka. “Memang dari kecil sudah cita-cita jadi Paskibraka,” katanya.

Mimpinya itu terwujud setelah dinyatakan lolos seleksi calon anggota Paskibraka tingkat nasional, 22 Mei 2021. Anggita ditetapkan sebagai salah satu anggota Paskibraka Nasional. Karenanya, dia tak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. Rasa percaya diri dia tanamkan.

Anggita Larasati Suhartiwi terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional. Anak seorang penjual bensin eceran itu mampu mewujudkan cita-cita masa kecilnya dengan perjuangan keras. Juga membawa harum nama Jawa Timur dan Kota Pasuruan.

MUHAMAD BUSTHOMI, Purworejo, Radar Bromo

TAK berlebihan jika Pemkot Pasuruan menyambut kepulangan Anggita Larasati Suhartiwi setelah sekitar sebulan berada di ibu kota. Penyambutan gadis jelita itu berlangsung sakral di Pendapa Surga-Surgi Sabtu (21/8). Namun, acara itu tetap mematuhi protokol kesehatan ketat. Karena semua harus mewaspadai penyebaran Covid-19.

Anggita sendiri hadir di kompleks rumah dinas Wali Kota Pasuruan dengan memakai uniform Paskibraka. Lengkap. Seperti yang ia kenakan ketika prosesi pengibaran bendera merah putih di Istana Merdeka. Langkahnya tegap. Tatapannya tertuju ke depan.

Fatma Saifullah Yusuf lalu menyematkan kalung bunga di lehernya. Tanda kehormatan. Sedangkan suaminya, Saifullah Yusuf, beberapa kali mengucapkan selamat. Dia tak kuasa menahan suasana yang mengharukan itu. Air matanya berlinang. “Ini air mata bahagia,” kata Wali Kota Pasuruan tersebut.

Anggita mengaku haru dengan penyambutan yang istimewa itu. Terlebih, dia baru saja mengukir sejarah di hidupnya. Karena terpilih menjadi salah satu anggota Paskibraka Nasional. Bersama perwakilan 34 provinsi di Indonesia.

Sedari kecil, dia memang sering menyaksikan tayangan upacara kemerdekaan melalui televisi. Dari sana, dia mulai bermimpi menjadi anggota Paskibraka. “Memang dari kecil sudah cita-cita jadi Paskibraka,” katanya.

Mimpinya itu terwujud setelah dinyatakan lolos seleksi calon anggota Paskibraka tingkat nasional, 22 Mei 2021. Anggita ditetapkan sebagai salah satu anggota Paskibraka Nasional. Karenanya, dia tak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. Rasa percaya diri dia tanamkan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/