alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Di Desa Sidepan, Hasil Pertanian Diolah Jadi Pakan Ternak-Pupuk Organik

Sebagai daerah dengan hasil pertanian melimpah, Desa Sidepan, Kecamatan Winongan, terus berusaha berkembang. Melalui pertanian dan peternakan, petani diharapkan mampu mengolah hasil pertanian menjadi produk lain. Terutama untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan ekonomi.

—————

Desa Sidepan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, merupakan salah satu desa yang terletak di jalur menuju mata air Umbulan. Lalu lintas di Desa Sidepan tak pernah sepi. Selain lalu lalang aktivitas warga, juga kegiatan usaha seperti truk proyek tampak hilir mudik di Jalan Raya Sidepan.

Di kanan-kiri jalan lahan pertanian terhampar luas. Maklum, 80 persen warga di Desa Sidepan bermata pencaharian sebagai petani. Selain bertani, mereka juga beternak kambing dan bebek.

“Pertanian dan peternakan ini mempunyai peran penting dalam perekonomian Desa Sidepan. Karena itu, kami berupaya agar dua sumber tadi bisa lebih produktif dalam mendongrak pendapatan,” ujar Kepala Desa Sidepan Muhammad Musa.

Melihat hasil pertanian ini, pemerintah desa berusaha berinovasi untuk menekan ongkos produksi. Sehingga, dibuatlah program pelatihan pembuatan pakan ternak dan pupuk organik yang diikuti petani dan peternak.

Musa mengatakan, untuk pakan ternak adalah hasil fermentasi dari hasil pertanian, seperti dari rumput sisa padi. Hasilnya diolah menjadi bahan pakan ternak. “Karena olahan fermentasi bisa menjadi pakan ternak, maka akan menghemat ongkos produksi,” ujarnya.

Ada juga pelatihan permanfaatan pupuk organik. Dalam kegiatan ini, petani diajak membuat pupuk organik dari bahan alami demi mengurangi ketergantungan pada bahan kimia. Hasil pupuk organik memberikan efek kesuburan tanah, sehingga biaya yang biasanya digunakan untuk membeli pupuk, kini bisa dialihkan untuk biaya lainnya.

“Bekal ilmu tadi bisa dijadikan modal untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan ekonomi. Yang terpenting mau berusaha dan bersabar,” ujarnya. Selain bisa dimanfaatan secara pribadi, Musa mengatakan, juga bisa menjadi peluang usaha baru yang harapannya juga bisa meningkatkan perekonomian, termasuk menyerap tenaga kerja. (eka/fun)

Sebagai daerah dengan hasil pertanian melimpah, Desa Sidepan, Kecamatan Winongan, terus berusaha berkembang. Melalui pertanian dan peternakan, petani diharapkan mampu mengolah hasil pertanian menjadi produk lain. Terutama untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan ekonomi.

—————

Desa Sidepan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, merupakan salah satu desa yang terletak di jalur menuju mata air Umbulan. Lalu lintas di Desa Sidepan tak pernah sepi. Selain lalu lalang aktivitas warga, juga kegiatan usaha seperti truk proyek tampak hilir mudik di Jalan Raya Sidepan.

Di kanan-kiri jalan lahan pertanian terhampar luas. Maklum, 80 persen warga di Desa Sidepan bermata pencaharian sebagai petani. Selain bertani, mereka juga beternak kambing dan bebek.

“Pertanian dan peternakan ini mempunyai peran penting dalam perekonomian Desa Sidepan. Karena itu, kami berupaya agar dua sumber tadi bisa lebih produktif dalam mendongrak pendapatan,” ujar Kepala Desa Sidepan Muhammad Musa.

Melihat hasil pertanian ini, pemerintah desa berusaha berinovasi untuk menekan ongkos produksi. Sehingga, dibuatlah program pelatihan pembuatan pakan ternak dan pupuk organik yang diikuti petani dan peternak.

Musa mengatakan, untuk pakan ternak adalah hasil fermentasi dari hasil pertanian, seperti dari rumput sisa padi. Hasilnya diolah menjadi bahan pakan ternak. “Karena olahan fermentasi bisa menjadi pakan ternak, maka akan menghemat ongkos produksi,” ujarnya.

Ada juga pelatihan permanfaatan pupuk organik. Dalam kegiatan ini, petani diajak membuat pupuk organik dari bahan alami demi mengurangi ketergantungan pada bahan kimia. Hasil pupuk organik memberikan efek kesuburan tanah, sehingga biaya yang biasanya digunakan untuk membeli pupuk, kini bisa dialihkan untuk biaya lainnya.

“Bekal ilmu tadi bisa dijadikan modal untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan ekonomi. Yang terpenting mau berusaha dan bersabar,” ujarnya. Selain bisa dimanfaatan secara pribadi, Musa mengatakan, juga bisa menjadi peluang usaha baru yang harapannya juga bisa meningkatkan perekonomian, termasuk menyerap tenaga kerja. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/