28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Cerita Wabup Timbul Ikut Rasakan Gempa Cianjur saat Datangi BNPB

Bencana gempa di Cianjur memang benar-benar dahsyat. Getaran bencana yang telah menewaskan ratusan orang itu, terasa sampai Jakarta. Getaran gempa juga sempat membuat panik Wabup Probolinggo Timbul Prihanjoko saat dia berada di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

AGUS FAIZ MUSLEH, KRAKSAAN, Kraksaan, Radar Bromo

SENIN (21/11) siang lalu, Wabup Timbul memang sedang berada di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta Timur. Jika dihitung, jaraknya hanya berkisar 102 kilometer.

“Tak menyangka bisa terasa sampai Jakarta. Guncangan sangat terasa saat gempa terjadi,” katanya saat berada di bagian belakang gedung Guest House Kraksaan, Selasa (22/11) malam.

LANTAI SEBELAS: Wabup Timbul saat melihat monitor di BNPB. (Foto: Dok. Pribadi)

Memang gempa Cianjur kekuatannya bermagnitudo 5,6. Saat itu Timbul mengira-ngira, kejadian sekitar pukul 13.30. Saat itu, dirinya bersama pejabat Pemkab Probolinggo lainnya sedang berada di Kantor BNPB di Jakarta. Di sana dia beragenda pembahasan mengatasi bencana di Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  Muhammad Konsisten Jadi Perajin Gerabah, Pesanannya Tembus Luar

“Kebetulan saat kejadian sudah ada di gedung BNPB. Agendanya mencari peluang bagaimana mengatasi bencana yang sering terjadi di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Bencana gempa di Cianjur memang benar-benar dahsyat. Getaran bencana yang telah menewaskan ratusan orang itu, terasa sampai Jakarta. Getaran gempa juga sempat membuat panik Wabup Probolinggo Timbul Prihanjoko saat dia berada di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

AGUS FAIZ MUSLEH, KRAKSAAN, Kraksaan, Radar Bromo

SENIN (21/11) siang lalu, Wabup Timbul memang sedang berada di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta Timur. Jika dihitung, jaraknya hanya berkisar 102 kilometer.

“Tak menyangka bisa terasa sampai Jakarta. Guncangan sangat terasa saat gempa terjadi,” katanya saat berada di bagian belakang gedung Guest House Kraksaan, Selasa (22/11) malam.

LANTAI SEBELAS: Wabup Timbul saat melihat monitor di BNPB. (Foto: Dok. Pribadi)

Memang gempa Cianjur kekuatannya bermagnitudo 5,6. Saat itu Timbul mengira-ngira, kejadian sekitar pukul 13.30. Saat itu, dirinya bersama pejabat Pemkab Probolinggo lainnya sedang berada di Kantor BNPB di Jakarta. Di sana dia beragenda pembahasan mengatasi bencana di Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  Mengenal Pemandu Wisata Kota Pasuruan

“Kebetulan saat kejadian sudah ada di gedung BNPB. Agendanya mencari peluang bagaimana mengatasi bencana yang sering terjadi di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru