Begini Cara Kelurahan Bendomungal Kurangi Pengangguran

Pemerintah Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, terus berusaha mengurangi pengangguran. Salah satunya dengan membekali para pemudanya dengan keterampilan di bidang otomotif. Dalam kegiatan ini, pemerintah kelurahan menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Jawa Timur.

IWAN ANDRIK, Bangil

SEKELOMPOK pemuda tampak sibuk dengan aktivitasnya. Sebagian ada yang membersihkan blok sepeda motor, sebagian yang lain sibuk merangkai kabel kelistrikan motor.

Suasana itu tergambar di Balai Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil. Sejumlah pemuda itu merupakan peserta pelatihan keterampilan di bidang otomotif. Mereka sengaja dilatih agar memiliki skill memadai dalam hal otomotif.

Lurah Bendomungal, Kecamatan Bangil, Salam Hadi Mulyono mengatakan, dunia omototif tidak ada matinya. Banyaknya keluarga yang memiliki sepeda motor bisa menjadi peluang untuk menciptakan lapangan kerja.

Bayangkan, satu keluarga bisa memiliki dua, bahkan lebih sepeda motor. Motor sendiri merupakan benda yang butuh perawatan. “Ini, jelas merupakan peluang. Ketika butuh perbaikan, maka yang dibutuhkan tenaga servis,” ujarnya.

Karenanya, pembekalan terhadap pemuda tentang dunia otomotif perlu dilakukan. Seperti yang dilakukan di tempatnya. “Kami bekerja sama dengan BLK Provinsi Jatim untuk memberikan pelatihan kepada pemuda. Supaya mereka memiliki keterampilan dalam dunia otomotif,” jelasnya.

Salam mengatakan, banyaknya sepeda motor sejatinya belum ditunjang dengan keberadaan bengkel. Di tempatnya hanya ada beberapa bengkel servis motor. Padahal, pemilik motor mencapai ribuan. Karenanya, pihaknya membekali para pemuda di kelurahannya dengan skill bidang otomotif melalui pelatihan perbengkelan.

Melalui pelatihan ini diharapkan mereka bisa terserap dalam dunia kerja. Jika tidak, mereka bisa membuka usaha mandiri. “Pelatihan ini sangat berarti. Mereka bisa memiliki skill di bidang otomotif. Skill itulah yang nantinya menjadi pegangan untuk melamar perkerjaan. Jika tidak diterima, bisa digunakan untuk membuka bengel sendiri,” harapnya.

Dari pelatihan, mereka tidak hanya dibekali skill. Namun, juga mendapat sertifikat sebagai nilai plus bagi mereka bila ingin melamar pekerjaan. “Bisa ke pabrik-pabrik atau ke bengkel-bengkel ternama,” ujar Salam.

Salam mengatakan, pelatihan demi pelatihan serupa akan terus dilakukan. Termasuk, pelatihan menjahit yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu. “Pemberian pelatihan ini akan terus direalisasikan. Gunanya memberi keterampilan bagi warga. Tidak sebatas otomotif, tapi juga sektor lain. Bisa dengan menjahit atau membuat kue maupun keterampilan yang lain. Harapannya bisa membuat warga lebih produktif,” ujarnya. (fun)