alexametrics
30 C
Probolinggo
Tuesday, 1 December 2020

Ternak Sapi Perah di Cukurguling yang Jadi Sumber Penghasilan Tambahan Warga

Tak hanya sektor pertanian, warga Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, juga banyak yang beternak sapi perah. Hasil susu perah ini menjadi penghasilan tambahan bagi warga.

ERRI KARTIKA, Lumbang

Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang, berada di perbatasan antara Desa Winongan dan Desa/Kecamatan Lumbang. Desa Cukurguling dapat dituju melalui arah Pemandian Alam Banyubiru ke arah Kecamatan Lumbang.

Secara geografis, Desa Cukurguling, cukup strategis. Bahkan, pusat pemerintahan seperti kantor kecamatan sampai Polsek Winongan, berada di Desa Cukurguling. Sedangkan, dari mata pencaharian, mayoritas warga bekerja di sektor pertanian. Karenanya, hasil pertanian di desa ini cukup melimpah. Mulai pertanian padi, palawija, dan jagung.

Bergitu juga dengan hasil perkebunan seperti buah mangga dan durian. Selain di bidang pertanian dan perkebunan, sebagian besar warga juga berternak sapi perah.

Kepala Desa Cukurguling Arjoko mengatakan, beternak sapi perah sudah lama menjadi pekerjaan sampingan warga. Usaha sampingan ini digeluti sejumlah warga sejak awal 1990-an. “Selain bertani, biasanya warga juga punya ternak sapi. Jumlah peternak sekarang kurang lebih ada 700 kepala keluarga,” ujarnya.

Hasil perahan susu disetorkan ke pos penampungan susu saat pagi dan sore. Arjoko mengatakan, kualitas susu perah di desanya cukup bagus. Ini, lantaran kebutuhan pakan ternak seperti rumput dan air tercukupi dengan baik.

Selain susu perah, warga juga melakukan penggemukkan sapi pedaging atau sapi potong. “Namun, biasanya dilakukan saat musim hujan karena pakan dan air tersedia. Saat musim hujan dilakukan penggemukan dan saat musim kemarau, sapi potong siap dijual ke pasar,” ujarnya.

Arjoko mengaku, pihaknya berharap potensi peternakan sapi perah di desanya terus berkembang. Begitu juga dengan hasil susunya. Selain itu, diharapkan peternak juga dapat menambah jumlah sapinya agar tingkat kesejahteraannya makin meningkat. (fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Dari 5 Pendonor, Hanya Dapat 3 Plasma Konvalesen

Dari 20 calon donor plasma konvalesen di Kabupaten Probolinggo, hanya 5 calon donor yang lolos screening. Namun, dari 5 calon donor itu hanya 3 orang yang diambil plasma konvalesennya.

Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka untuk Sekolah Zona Hijau-Kuning

Pemkab Probolinggo memastikan mengikuti kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk memulai pembelajaran tatap muka pada 2021.

Rusak, Rehab Jalan Gununggangsir-Karangrejo Diusulkan Tahun Depan

Kondisi ruas jalan di Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji tersebut alami kerusakan.

Tahap Awal Penjurian Kampung Hebat Sudah Ketat

Selanjutnya akan dipilih nominator terbaik untuk melakukan presentasi dan kunjungan lapangan.

Bunda PAUD Hadiri Pelantikan Pengurus Himpaudi Kab Pasuruan

Sebanyak 14 Anggota pengurus daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Pasuruan masa bhakti 2019 – 2023, resmi dilantik.