alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Inilah Rumah Anggrek yang Dibangun Pemdes Sadengrejo di Rejoso yang Dibuat dengan Berdayakan Warga

Beragam cara dilakukan Pemdes Sadengrejo untuk meningkatkan kesejahteraan warganya. Salah satunya dengan memberdayakan warga setempat melalui rumah anggrek yang dikembangkan oleh kelompok usaha tani mandiri setempat.

———–

Sejumlah wanita tampak memilah akar serabut akasia di hadapannya. Usai dipotong kecil, akar tanaman anggrek itu lantas dimasukkan ke dalam serabut itu. Selanjutanya, tanaman itu pun dimasukkan ke dalam media plastik dan diletakkan di dalam paranet.

Pemandangan ini rutin terlihat di rumah anggrek, di Dusun Sadeng, Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso setiap harinya. Maklum saja, Pemdes setempat mengembangkan rumah anggrek untuk pemberdayaan warga setempat sejak pekan lalu.

Tokoh masyarakat Sadengrejo, Hudan Daldiri mengungkapkan, rumah anggrek ini milik kelompok usaha tani mandiri setempat. Rumah anggrek yang memiliki ukuran 9,8 x 26,2 meter ini mampu menampung 40 ribu tanaman anggrek di dalamnya.

“Tanaman anggrek yang kami kembangkan adalah jenis dendrobium. Sebab, jenis tanaman ini bisa hidup di daerah panas dan mudah perawatannya,” ungkapnya.

Hudan –sapaan akrabnya- menjelaskan, modal untuk membangun rumah anggrek ini dialokasikan dari dana desa (DD). Sementara, media tanam, benih, dan pupuk berasal dari mitra asal Kota Malang. Usai ditumbuhkan hingga lima bulan, anggrek ini dikirim ke Kota Malang.

Pengembangannya sendiri dengan merebus akar serabut akasia sampai mendidik agar bakterinya mati sebelum digunakan untuk media tanam. Penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore hari. Sementara untuk pemupukan dilakukan dengan disemprot setiap minggu.

“Kurang lebih kami menghabiskan 1,4 karung akar serabut akasia untuk penanaman setiap 1.000 tanaman anggrek. Setelah lima bulan dibeli dengan harga Rp 2000 per tanaman,” jelas Hudan.

Kades Sadengrejo Khudori mengaku, pembudidayaan anggrek ini untuk memberdayakan warga setempat. Utamanya, kaum wanita yang baru lulus sekolah dan belum memiliki pekerjaan. Sejauh ini, ada enam orang yang dipekerjakan.

“Keenamnya kami beri upah setiap pekannya. Nanti, hasil keuntungan dari penjualan tanaman anggrek ini bakal dimasukkan ke dalam pendapatan asli daerah (PAD) desa,” sebutnya. (fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Bantuan Sapi dari Kementan Baru Didroping 72 Ekor, Totalnya 1.000

Program 1000 Desa sapi dari Kementerian Pertanian RI mulai didroping di kandang sapi di Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo.

Kembali Kerek PAD Wisata Kab Pasuruan Tahun Depan

Target Pemkab Pasuruan untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata tahun ini, cukup seret.

Intens Monitoring Lokasi Bencana Longsor di Akhir Tahun

Potensi bencana saat musim hujan perlu diwaspadai. Salah satunya tanah longsor.

Puskesmas Sumber Imunisasi Siswa saat Pandemi

Sejak November, Puskesmas Sumber mulai melaksanakan bulan imunisasi anak sekolah (Bias) di wilayah kerjanya.

Dua Dara Atlet Anggar Kota Probolinggo Incar Perunggu PON Pelajar

Dua atlet anggar Kota Probolinggo, sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti PON Pelajar 2021.