alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 4 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Cerita Rizky Raditya Raih Juara 2 Kompetisi Skateboard di Blitar

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

M. Rizky Raditya Pratama, 10 kembali menorehkan catatan manis. Bocah yang masih duduk di bangku SD Al Kautsar Kota Pasuruan ini berhasil menjadi juara dua dalam kompetisi Blitar Skate Rock Party U-15 pada pekan lalu. Ia berhasil mengalahkan pesaing lainnya dari kota besar seperti Jakarta, Jogjakarta dan Malang.

————–

KEIKUTSERTAAN Radit -sapaan akrab Rizky Raditya- dalam kompetisi Blitar Skate Rock Party ini bermula dari posting-an di Instagram dari sejumlah komunitas skate. Ia pun langsung memberanikan diri untuk mengikuti kompetisi yang dilaksanakan di Blitar selama satu hari itu.

Agar memahami track lintasan skate yang digunakan selama perlombaan nantinya, Radit memilih untuk berangkat lebih awal. Ia tiba di lokasi perlombaan pada Rabu (10/2). Di lokasi ini, ia pun sembat mencoba arena beberapa kali agar nyaman saat perlombaan.

“Kalau papa saya baru berangkat Jumat (12/2). Sebab perlombaannya kan hari Sabtunya (13/2). Saya naik bus sendiri dan dijemput sama teman dari Blitar di Malang. Gak terlalu grogi di lombanya, sebab sempat mencoba arenanya terlebih dahulu,” ungkap Radit.

Ia menjelaskan, dalam kompetisi itu ia harus bersaing dengan 15 perwakilan dari kota lain. Bahkan meski lawannya berasal dari kota besar, ia mampu tampil percaya diri untuk menampilkan trik skate yang dimilikinya. Alhasil ia bisa membawa pulang trofi juara kedua. Ini merupakan penghargaan keempatnya di olahraga skateboard.

SUDAH BIASA: Radit yang sudah memenangkan banyak trofi kejuaraan. (Foto: Dok. Pribadi)

“Sebelumnya saya sudah punya tiga trofi di skateboard. Saya pernah juara tiga dan juara dua di ajang Kick Fest di Kota Malang pada 2019. Lalu satunya lagi juara tiga di Surabaya Mall Galaxy pada tahun lalu,” sebutnya.

Ia mengaku tidak ada persiapan khusus dalam perlombaan kali ini. Ia tetap mengikuti sekolah skate di Kota Malang yang diikutinya setiap Sabtu dan Minggu. Sebab yang terpenting adalah yakin dan percaya diri. Baginya dua hal ini adalah modal terpenting untuk menjadi seorang juara.

“Kalau persiapan ya hanya rutin saja. Seperti ikut latihan tiap minggu. Jadi tidak ada persiapan khusus. Yang terpenting yakin pada kemampuan diri jika kita bisa. Itu saja. Kalau tidak yakin akan susah,” tuturnya.

Ayah Radit, Rahmat Hidayat menyebut, dia sangat senang dengan keberhasilan yang diraih anaknya itu. Namun ia mengaku selama ini dirinya tidak pernah meminta agar Radit menjadi juara dalam kompetisi yang diikutinya. Sebab baginya juara itu adalah bonus dan yang terpenting itu mengasah mental dahulu.

“Saya selalu berpesan tricknya untuk selalu diasah. Kalau mental sudah terbentuk maka akan lebih mudah. Saya sendiri selalu memberi dukungan penuh padanya, asalkan izin dan serius menekuninya,” beber Rahmat. (riz/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

M. Rizky Raditya Pratama, 10 kembali menorehkan catatan manis. Bocah yang masih duduk di bangku SD Al Kautsar Kota Pasuruan ini berhasil menjadi juara dua dalam kompetisi Blitar Skate Rock Party U-15 pada pekan lalu. Ia berhasil mengalahkan pesaing lainnya dari kota besar seperti Jakarta, Jogjakarta dan Malang.

————–

KEIKUTSERTAAN Radit -sapaan akrab Rizky Raditya- dalam kompetisi Blitar Skate Rock Party ini bermula dari posting-an di Instagram dari sejumlah komunitas skate. Ia pun langsung memberanikan diri untuk mengikuti kompetisi yang dilaksanakan di Blitar selama satu hari itu.

Mobile_AP_Half Page

Agar memahami track lintasan skate yang digunakan selama perlombaan nantinya, Radit memilih untuk berangkat lebih awal. Ia tiba di lokasi perlombaan pada Rabu (10/2). Di lokasi ini, ia pun sembat mencoba arena beberapa kali agar nyaman saat perlombaan.

“Kalau papa saya baru berangkat Jumat (12/2). Sebab perlombaannya kan hari Sabtunya (13/2). Saya naik bus sendiri dan dijemput sama teman dari Blitar di Malang. Gak terlalu grogi di lombanya, sebab sempat mencoba arenanya terlebih dahulu,” ungkap Radit.

Ia menjelaskan, dalam kompetisi itu ia harus bersaing dengan 15 perwakilan dari kota lain. Bahkan meski lawannya berasal dari kota besar, ia mampu tampil percaya diri untuk menampilkan trik skate yang dimilikinya. Alhasil ia bisa membawa pulang trofi juara kedua. Ini merupakan penghargaan keempatnya di olahraga skateboard.

SUDAH BIASA: Radit yang sudah memenangkan banyak trofi kejuaraan. (Foto: Dok. Pribadi)

“Sebelumnya saya sudah punya tiga trofi di skateboard. Saya pernah juara tiga dan juara dua di ajang Kick Fest di Kota Malang pada 2019. Lalu satunya lagi juara tiga di Surabaya Mall Galaxy pada tahun lalu,” sebutnya.

Ia mengaku tidak ada persiapan khusus dalam perlombaan kali ini. Ia tetap mengikuti sekolah skate di Kota Malang yang diikutinya setiap Sabtu dan Minggu. Sebab yang terpenting adalah yakin dan percaya diri. Baginya dua hal ini adalah modal terpenting untuk menjadi seorang juara.

“Kalau persiapan ya hanya rutin saja. Seperti ikut latihan tiap minggu. Jadi tidak ada persiapan khusus. Yang terpenting yakin pada kemampuan diri jika kita bisa. Itu saja. Kalau tidak yakin akan susah,” tuturnya.

Ayah Radit, Rahmat Hidayat menyebut, dia sangat senang dengan keberhasilan yang diraih anaknya itu. Namun ia mengaku selama ini dirinya tidak pernah meminta agar Radit menjadi juara dalam kompetisi yang diikutinya. Sebab baginya juara itu adalah bonus dan yang terpenting itu mengasah mental dahulu.

“Saya selalu berpesan tricknya untuk selalu diasah. Kalau mental sudah terbentuk maka akan lebih mudah. Saya sendiri selalu memberi dukungan penuh padanya, asalkan izin dan serius menekuninya,” beber Rahmat. (riz/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2