alexametrics
30.4 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Cerita Nauval Varozdaq, Berkarir Jadi Atlet Berkuda

PASURUAN, Radar Bromo – Pernah jatuh dalam berkuda, bahkan berkali-kali, tak membuat Nauval Varozdaq, trauma. Malah semakin tertantang untuk bisa menaklukkannya. Berkat kegigihannya, sejumlah kejuaraan pernah diraihnya. Bahkan sampai tingkat nasional.

Menunggang kuda butuh keahlian dan keberanian. Termasuk harus bisa menjinakkannya. Bila tidak, akan sulit untuk bisa nyaman. Itulah yang diusahakan Nauval Varozdaq, ketika awal-awal belajar menunggang kuda.

Kini, putra pertama Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf tersebut, telah mahir menunggang kuda. Bahkan, telah berstatus sebagai atlet tunggang serasi atau berkuda.

Nauval Varozdaq, terus berlatih. Kini, ia tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Kejurnas. Foto kanan, Nauval berpose bersama Caramel, setelah berhasil menjadi juara tiga dalam kejuaraan di Bandung, beberapa waktu lalu. (Virryand Korsuka for Radar Bromo)

Nauval mengaku jatuh cinta terhadap hewan bertubuh gagah dan pelari cepat itu sejak masih belia Kala itu usianya masih 15 tahun. Pemuda kelahiran tahun 2000 ini mulai jatuh cinta terhadap kuda ketika melihat sejumlah kuda di rumah teman ayahnya. Di sana, ada sejumlah kuda pacu yang membuatnya kepincut.

“Saat itu sudah senang. Kalau tidak salah pada 2014-an. Mulai dari situ saya sering melihat kuda dari YouTube dan lainnya,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (19/11).

Semakin hari kegemaran terhadap kuda semakin meninggat. Ia pun banyak mengisi liburannya dengan melihat kuda di berbagai tempat di Pasuruan.

PASURUAN, Radar Bromo – Pernah jatuh dalam berkuda, bahkan berkali-kali, tak membuat Nauval Varozdaq, trauma. Malah semakin tertantang untuk bisa menaklukkannya. Berkat kegigihannya, sejumlah kejuaraan pernah diraihnya. Bahkan sampai tingkat nasional.

Menunggang kuda butuh keahlian dan keberanian. Termasuk harus bisa menjinakkannya. Bila tidak, akan sulit untuk bisa nyaman. Itulah yang diusahakan Nauval Varozdaq, ketika awal-awal belajar menunggang kuda.

Kini, putra pertama Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf tersebut, telah mahir menunggang kuda. Bahkan, telah berstatus sebagai atlet tunggang serasi atau berkuda.

Nauval Varozdaq, terus berlatih. Kini, ia tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Kejurnas. Foto kanan, Nauval berpose bersama Caramel, setelah berhasil menjadi juara tiga dalam kejuaraan di Bandung, beberapa waktu lalu. (Virryand Korsuka for Radar Bromo)

Nauval mengaku jatuh cinta terhadap hewan bertubuh gagah dan pelari cepat itu sejak masih belia Kala itu usianya masih 15 tahun. Pemuda kelahiran tahun 2000 ini mulai jatuh cinta terhadap kuda ketika melihat sejumlah kuda di rumah teman ayahnya. Di sana, ada sejumlah kuda pacu yang membuatnya kepincut.

“Saat itu sudah senang. Kalau tidak salah pada 2014-an. Mulai dari situ saya sering melihat kuda dari YouTube dan lainnya,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (19/11).

Semakin hari kegemaran terhadap kuda semakin meninggat. Ia pun banyak mengisi liburannya dengan melihat kuda di berbagai tempat di Pasuruan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/