alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Serda Ferdian, Prajurit TNI Sekaligus Atlet Binaraga Berprestasi

”Saya malah minder ketika diminta ikut seleksi. Ndilalah kok ternyata lolos. Ya Mas Misnadi itulah yang memotivasi,” bebernya.

Ia lalu mengikuti program pembentukan otot sebelum akhirnya mengikuti kejuaraan. Dan meski baru pertama kali mengikuti kejuaraan, Ferdi sudah berhasil naik podium. Ia menjadi juara dua dalam ajang Amarta Hills Body Competition dalam kategori New Muscle 65 Kilogram.

Sejak itulah, Ferdi menjadi salah satu atlet binaraga andalan PBFI Kota Pasuruan. Dan meski menjadi atlet tanpa disengaja, Ferdi mulai menekuni passion-nya di olahraga binaraga. Apalagi, Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf. Nyarman sangat mendukung anggotanya yang berprestasi.

”Komandan saya sangat mendukung. Saya diberi kesempatan untuk tetap latihan setiap hari,” katanya.

Ia mulai disiplin menjaga pola makan. Terutama menghindari makanan yang mengandung lemak tinggi. Setiap hari, pria 36 tahun tersebut meluangkan jam istirahatnya untuk berlatih di pusat kebugaran. Jadi ia tak merasa kesulitan membagi waktu untuk menunaikan tugasnya sebagai seorang tentara dan atlet binaraga.

Sudah satu setengah jam Ferdi berlatih. Sebenarnya, ia masih punya waktu latihan sejam lagi. Namun hari itu, ia harus kembali ke markas segera. Semua porsi latihan ia jalani. Hanya saja, Ferdi memangkas waktu istirahatnya lebih cepat. (hn)

”Saya malah minder ketika diminta ikut seleksi. Ndilalah kok ternyata lolos. Ya Mas Misnadi itulah yang memotivasi,” bebernya.

Ia lalu mengikuti program pembentukan otot sebelum akhirnya mengikuti kejuaraan. Dan meski baru pertama kali mengikuti kejuaraan, Ferdi sudah berhasil naik podium. Ia menjadi juara dua dalam ajang Amarta Hills Body Competition dalam kategori New Muscle 65 Kilogram.

Sejak itulah, Ferdi menjadi salah satu atlet binaraga andalan PBFI Kota Pasuruan. Dan meski menjadi atlet tanpa disengaja, Ferdi mulai menekuni passion-nya di olahraga binaraga. Apalagi, Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf. Nyarman sangat mendukung anggotanya yang berprestasi.

”Komandan saya sangat mendukung. Saya diberi kesempatan untuk tetap latihan setiap hari,” katanya.

Ia mulai disiplin menjaga pola makan. Terutama menghindari makanan yang mengandung lemak tinggi. Setiap hari, pria 36 tahun tersebut meluangkan jam istirahatnya untuk berlatih di pusat kebugaran. Jadi ia tak merasa kesulitan membagi waktu untuk menunaikan tugasnya sebagai seorang tentara dan atlet binaraga.

Sudah satu setengah jam Ferdi berlatih. Sebenarnya, ia masih punya waktu latihan sejam lagi. Namun hari itu, ia harus kembali ke markas segera. Semua porsi latihan ia jalani. Hanya saja, Ferdi memangkas waktu istirahatnya lebih cepat. (hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/