31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Cerita Pemuda Winongan Beternak Ular Piton, Setahun Raup Rp 80 Juta

Tidak sekadar hobi. Kini ular bagi Muhammad Idris merupakan salah satu ladang rezeki. Bagaimana tidak? Dengan beternak ular, warga Winongan, Kabupaten Pasuruan, itu bisa mendapat omzet sekitar Rp 80 juta setahun. Bukan ular biasa. Tapi ular piton.

=======================================================

MUKHAMAD ROSYIDI, Radar Bromo, Winongan

=======================================================

BAGI sebagian orang, apa yang dilakukan Muhammad Idris ini mungkin dinilai berbahaya. Atau menjijikkan. Namun, kegiatan tersebut bagi pria 24 tahun itu adalah lahan rezeki. Sekaligus menyalurkan hobi.

Bagaimana tidak. Dari hobinya beternak ular piton mini, Idris bisa mendapat uang sampai Rp 80 juta dalam setahun.

Warga Dusun Serambi, Desa Winongan Kidul, itu memang tertarik pada ular piton sejak kecil. Ular yang tak berbisa itu memiliki keunikan tersendiri baginya. Karena itu, pada 2019, ia lantas bertekad untuk melakukan budi daya alias beternak piton.

Yang membuat bergidik, cara Idris beternak tak biasa. Ia beternak hewan melata itu di kamarnya. Kandang dibuat dari kotak berbahan mika yang transparan. Kemudian diberi serbuk untuk alasnya.

“Awalnya hanya dua atau sepasang. Kemudian bertelur dan jadi banyak,” kata pria yang masih membujang itu.

Tidak sekadar hobi. Kini ular bagi Muhammad Idris merupakan salah satu ladang rezeki. Bagaimana tidak? Dengan beternak ular, warga Winongan, Kabupaten Pasuruan, itu bisa mendapat omzet sekitar Rp 80 juta setahun. Bukan ular biasa. Tapi ular piton.

=======================================================

MUKHAMAD ROSYIDI, Radar Bromo, Winongan

=======================================================

BAGI sebagian orang, apa yang dilakukan Muhammad Idris ini mungkin dinilai berbahaya. Atau menjijikkan. Namun, kegiatan tersebut bagi pria 24 tahun itu adalah lahan rezeki. Sekaligus menyalurkan hobi.

Bagaimana tidak. Dari hobinya beternak ular piton mini, Idris bisa mendapat uang sampai Rp 80 juta dalam setahun.

Warga Dusun Serambi, Desa Winongan Kidul, itu memang tertarik pada ular piton sejak kecil. Ular yang tak berbisa itu memiliki keunikan tersendiri baginya. Karena itu, pada 2019, ia lantas bertekad untuk melakukan budi daya alias beternak piton.

Yang membuat bergidik, cara Idris beternak tak biasa. Ia beternak hewan melata itu di kamarnya. Kandang dibuat dari kotak berbahan mika yang transparan. Kemudian diberi serbuk untuk alasnya.

“Awalnya hanya dua atau sepasang. Kemudian bertelur dan jadi banyak,” kata pria yang masih membujang itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/