alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Memasuki Musim Hujan, Warga Dringu Kompak Buat Tanggul Darurat

Di awal Februari 2021, Desa Dringu dan Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, pernah dilanda banjir besar akibat meluapnya sungai Kedunggaleng. Kini, warga yang pernah terdampak banjir mulai resah. Sebab, hujan mulai turun. Namun, kini mereka lebih siap.

ARIF MASHUDI, Dringu, Radar Bromo

Selasa (16/11) malam, warga yang pernah menjadi korban banjir di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, membunyikan alarm siaga. Sebab, wilayah atas Kabupaten Probolinggo diguyur hujan deras dan cukup lama.

Warga paham. Hujan deras di dataran tinggi bisa berpotensi bahaya bagi mereka. Air kiriman bisa turun dengan cepat. Debit air di Sungai Kedunggaleng yang melintasi Desa Kedungdalem dan Dringu, juga bisa naik. Bahkan meluap. Dan meluapnya air Sungai Kedunggaleng akan menyebabkan banjir di dua desa ini.

Tanggul Jebol, 600 KK di Dringu Terendam Banjir

Maka, Selasa malam itu warga pun siaga. Sebab, aliran air di Sungai Kedunggaleng malam itu cukup deras. Dengan ketinggian air hampir separo dari tinggi sungai.

Sebagian warga langsung menyiapkan tanggul darurat di pintu-pintu rumah mereka. Tanggul itu mereka buat sendiri untuk menghalangi air masuk. Caranya, menutup pintu masuk.

Di awal Februari 2021, Desa Dringu dan Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, pernah dilanda banjir besar akibat meluapnya sungai Kedunggaleng. Kini, warga yang pernah terdampak banjir mulai resah. Sebab, hujan mulai turun. Namun, kini mereka lebih siap.

ARIF MASHUDI, Dringu, Radar Bromo

Selasa (16/11) malam, warga yang pernah menjadi korban banjir di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, membunyikan alarm siaga. Sebab, wilayah atas Kabupaten Probolinggo diguyur hujan deras dan cukup lama.

Warga paham. Hujan deras di dataran tinggi bisa berpotensi bahaya bagi mereka. Air kiriman bisa turun dengan cepat. Debit air di Sungai Kedunggaleng yang melintasi Desa Kedungdalem dan Dringu, juga bisa naik. Bahkan meluap. Dan meluapnya air Sungai Kedunggaleng akan menyebabkan banjir di dua desa ini.

Tanggul Jebol, 600 KK di Dringu Terendam Banjir

Maka, Selasa malam itu warga pun siaga. Sebab, aliran air di Sungai Kedunggaleng malam itu cukup deras. Dengan ketinggian air hampir separo dari tinggi sungai.

Sebagian warga langsung menyiapkan tanggul darurat di pintu-pintu rumah mereka. Tanggul itu mereka buat sendiri untuk menghalangi air masuk. Caranya, menutup pintu masuk.

MOST READ

BERITA TERBARU

/