alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Cerita Para Penukar Uang Baru Dadakan yang Muncul Tiap Jelang Lebaran

Jasa penukaran uang baru selalu dibutuhkan menjelang Lebaran. Jasa ini tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan untuk menyiapkan angpao Lebaran bagi orang-orang tertentu. Namun, juga sumber mencari rezeki bagi pelakunya.

 

Rizky Putra Dinasti, Kanigaran, Radar Bromo

 

IDUL Fitri atau Lebaran tidak bisa dipisahkan dengan halalbihalal atau saling memaafkan. Kegiatan ini biasanya disertai dengan tradisi sonjo atau bertamu atau silaturrahmi ke rumah-rumah. Baik antartetangga, juga antarkeluarga.

Bagi anak kecil, tradisi ini juga berarti mendapat uang atau angpao Lebaran. Tidak heran, kebanyakan orang dewasa selalu menyiapkan uang pecahan untuk memberikan angpao Lebaran. Terutama pada anak-anak.

Tidak heran, bank swasta dan BUMN pun menyediakan jasa penukaran uang pecahan kertas atau biasa disebut uang baru setiap Ramadan. Tidak hanya bank, sebagian orang atau pihak juga membuka jasa penukaran uang baru selama Ramadan. Mulai yang paling kecil pecahan Rp 1.000 sampai Rp 10 ribu atau Rp 20 ribu.

Di Kota Probolinggo pun, jasa penukaran uang baru mulai bermunculan. Salah satunya di Jl Panglima Sudirman, depan Pasar Baru Kota Probolinggo.

Salah satu penyedia jasa itu, Istin, 52, mengaku sudah tujuh tahun menyediakan jasa penukaran uang baru menjelang Idul Fitri. Bahkan, sejak Ramadan hari pertama dia mulai membuka jasa penukaran uang itu.

Jasa penukaran uang baru selalu dibutuhkan menjelang Lebaran. Jasa ini tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan untuk menyiapkan angpao Lebaran bagi orang-orang tertentu. Namun, juga sumber mencari rezeki bagi pelakunya.

 

Rizky Putra Dinasti, Kanigaran, Radar Bromo

 

IDUL Fitri atau Lebaran tidak bisa dipisahkan dengan halalbihalal atau saling memaafkan. Kegiatan ini biasanya disertai dengan tradisi sonjo atau bertamu atau silaturrahmi ke rumah-rumah. Baik antartetangga, juga antarkeluarga.

Bagi anak kecil, tradisi ini juga berarti mendapat uang atau angpao Lebaran. Tidak heran, kebanyakan orang dewasa selalu menyiapkan uang pecahan untuk memberikan angpao Lebaran. Terutama pada anak-anak.

Tidak heran, bank swasta dan BUMN pun menyediakan jasa penukaran uang pecahan kertas atau biasa disebut uang baru setiap Ramadan. Tidak hanya bank, sebagian orang atau pihak juga membuka jasa penukaran uang baru selama Ramadan. Mulai yang paling kecil pecahan Rp 1.000 sampai Rp 10 ribu atau Rp 20 ribu.

Di Kota Probolinggo pun, jasa penukaran uang baru mulai bermunculan. Salah satunya di Jl Panglima Sudirman, depan Pasar Baru Kota Probolinggo.

Salah satu penyedia jasa itu, Istin, 52, mengaku sudah tujuh tahun menyediakan jasa penukaran uang baru menjelang Idul Fitri. Bahkan, sejak Ramadan hari pertama dia mulai membuka jasa penukaran uang itu.

MOST READ

BERITA TERBARU

/