alexametrics
26 C
Probolinggo
Wednesday, 28 October 2020

Cerita Warga dan Petugas Mengantisipasi Karhutla di Musim Kemarau

Musim kemarau, tak ubahnya bahaya bagi hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Probolinggo. Di setiap puncak musim kemarau, sebagian hutan dan lahan langganan terbakar. Bahkan, luasannya hingga mencapai puluhan hektare.

MUKHAMAD ROSYIDI, Krucil, Radar Bromo

Terik matahari tidak menyurutkan langkah 15 lelaki itu, menyusuri hutan di wilayah Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Mereka keluar masuk hutan dengan membawa peralatan lengkap.

Mereka adalah warga yang tergabung dalam komunitas Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Relawan Ranger. Sesekali, satu di antara mereka menebang ranting pohon yang menghalangi jalan. Juga menebang pohon yang tumbang menutup jalan.

Tujuan mereka tak lain untuk melihat situasi hutan di kala musim kemarau. Sebab, pada tahun 2019, hutan di wilayah tersebut mengalami kebakaran hebat.

“Untuk tahun ini sepertinya aman. Tidak ada tanda-tanda kebakaran di hutan ini,” kata Ripin, salah seorang dari 15 lelaki itu. Ripin sendiri setiap harinya merupakan petugas penjaga pos masuk pendakian Gunung Argopuro lewat Bermi.

Setelah mengelilingi kasawan hutan dan memastikan tidak ada tanda-tanda kebakaran, rombongan lantas bersiap skat bakar. Tujuannya agar ketika terjadi kebakaran tidak meluas dan mudah dikendalikan.

Rencananya, sekat bakar akan dibuat mengelilingi puluhan hektare hutan. Caranya, memisahkan dua sisi lahan. Sehingga, saat satu sisi terbakar, maka tidak merambat ke sisi yang lain.

“Jadi dipisah. Satu sisi diberi garis tengah. Manfaatnya, saat satu sisi terbakar, tidak akan merambat ke sisi yang lain. Karena ada sekatnya,” ungkapnya.

Untuk membuat sekat dibutuhkan waktu tiga hari. Rombongan yang terdiri dari porter, tukang ojek dan petugas pos jaga itu, selama tiga hari naik turun gunung. Semua mereka lakukan demi menyelamatkan hutan dari bencana kebakaran. Apalagi, di hutan masih banyak hewan dilindungi dan terancam punah.

“Semoga sebentar lagi hujan. Jadi tidak dihawatirkan akan terjadi kebakaran,” ungkap pria asli Bermi, Kecamatan Krucil itu.

Selain membuat sekat bakar, mereka yang sadar akan pentingnya lingkungan membuat jadwal bergilir. Mereka berjaga di hutan untuk memastikan hutan tidak sedang dalam bahaya kebakaran.

“Kami juga ada waktu jaga bergilir di hutan. Selama berjaga, kami mengecek situasi untuk memastikan hutan aman dan bahaya kebakaran,” jelasnya.

Ripin menjelaskan, kebakaran di lereng Argopuro hampir tiap tahun terjadi. Pada 2018, sekitar 10 hektare lahan terbakar. Lalu pada 2019m diperkirakan 300 hektare lahan terbakar.

Sementara itu, ratusan petugas pun disiagakan di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang juga rawan terjadi kebakaran. Mereka disiapkan untuk mengantisipasi kebakaran yang mungkin terjadi di kawasan sabana Gunung Bromo.

Ada setidaknya 125 orang petugas TNBTS yang bisa dimobilisasi untuk pengendalian kebakaran hutan (dalkarhut). Ditambah unsur MPA dan masyarakat mitra polhut (MMP) yang di masing-masing resort setidaknya ada 10 anggota.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan di TNBTS, Syarif Hidayat menjelaskan, beberapa upaya juga sudah dilakukan pihaknya di lapangan. Seperti pengecekan dan pemeliharaan sarpras dalkarhut, pembuatan sekat bakar, patroli dalkarhut bersama MMP dan MPA. Termasuk di dalamnya pemantauan lokasi rawan karhutla.

“Koordinasi dengan stakeholder terkait juga dilakukan, misalnya dengan PPI Jabalnusra, Polsek, Koramil, Kecamatan, Perhutani dan mitra lainnya,” terangnya.

Secara internal, pembinaan petugas mengenai kesiapsiagaan karhutla di TNBTS dilakukan rutin. Juga ada sosialisasi rutin kepada masyarakat dan pengunjung TNBTS mengenai bahaya karhutla.

“Kami juga sudah membuat penyekat di kawasan bukit Teletubies. Sebab, kawasan tersebut paling rawan terjadi kebakaran,” katanya.

Hampir setiap tahun kebakaran memang terjadi di kawasan Gunung Bromo. Biasanya kebakaran terjadi di bukit Teletubies.

Sejumlah kawasan lain juga rawan terjadi kebakaran. Seperti kawasan Penanjakan, hingga sumber mata air yang disucikan yakni di kawasan Widodaren. (hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Warga-Polisi Gagalkan Pencurian Sapi di Jatiurip, Pelakunya Pakai Mobil

Kekompakan warga Dusun Klanting, Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, patut diacungi jempol. Bersama polsek setempat, warga berhasil menggagalkan aksi pencurian hewan.

Tiga Truk Terlibat Kecelakaan Karambol di Pandaan, Dua Sopir Terjepit

Insiden kecelakaan karambol terjadi ruas jalan nasional jurusan Surabaya–Malang, Selasa (27/10). Tepatnya di simpang empat Wunut, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan.

Lupa Matikan Kompor, Dapur Warga Pilang Dilalap Api

Akibat lupa mematikan kompor, dapur milik Sunarsih, 50, warga Jalan Ijen, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, terbakar, Selasa (27/10) pagi.

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.