alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Sosok di Balik Sukses Budi Daya Bunga Abadi di Wonokitri

Teguh Wibowo, ketua Poktan Hulun Hyang sukses menjadi penggiat budi daya bunga edelweiss. Bahkan, berkat budi daya tamanan yang dilindungi itu, kini Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, memiliki wisata Taman Edelweiss yang dapat izin Kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan).

ARIF MASHUDI, Pasuruan, Radar Bromo

MINGGU (7/11), langit cerah. Lalu lalang kendaraan di jalan Kabupaten Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, tampak ramai. Wisata Taman Edelweiss di Dusun/Desa Wonokitri menjadi salah satu tujuan mereka.

Banyak kendaraan roda empat dan sepeda motor yang parkir di lahan kosong dengan lokasi wisata itu. Dan begitu masuk, banyak pengunjung yang asik menikmati wisata edelweiss.

Teguh Wibowo, ketua kelompok tani (poktan) Hulun Hyang adalah yang mengelola wisata edelweiss tersebut. Teguh pula yang memelopori budi daya tanaman edelweis dengan dukungan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

”Saya mulai belajar budi daya tanaman edelweiss ini akhir tahun 2016. Kalau wisata taman edelweiss ini baru dirintis tahun 2019 dan mulai dibuka tahun 2020,” kata Teguh, saat ditemui.

Pria kelahiran Pasuruan, 4 Mei 1984 itu menceritakan, budi daya edelweiss prosesnya cukup panjang. Sekitar 1 tahun lamanya, dirinya belajar budi daya edelweiss.

Teguh Wibowo, ketua Poktan Hulun Hyang sukses menjadi penggiat budi daya bunga edelweiss. Bahkan, berkat budi daya tamanan yang dilindungi itu, kini Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, memiliki wisata Taman Edelweiss yang dapat izin Kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan).

ARIF MASHUDI, Pasuruan, Radar Bromo

MINGGU (7/11), langit cerah. Lalu lalang kendaraan di jalan Kabupaten Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, tampak ramai. Wisata Taman Edelweiss di Dusun/Desa Wonokitri menjadi salah satu tujuan mereka.

Banyak kendaraan roda empat dan sepeda motor yang parkir di lahan kosong dengan lokasi wisata itu. Dan begitu masuk, banyak pengunjung yang asik menikmati wisata edelweiss.

Teguh Wibowo, ketua kelompok tani (poktan) Hulun Hyang adalah yang mengelola wisata edelweiss tersebut. Teguh pula yang memelopori budi daya tanaman edelweis dengan dukungan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

”Saya mulai belajar budi daya tanaman edelweiss ini akhir tahun 2016. Kalau wisata taman edelweiss ini baru dirintis tahun 2019 dan mulai dibuka tahun 2020,” kata Teguh, saat ditemui.

Pria kelahiran Pasuruan, 4 Mei 1984 itu menceritakan, budi daya edelweiss prosesnya cukup panjang. Sekitar 1 tahun lamanya, dirinya belajar budi daya edelweiss.

MOST READ

BERITA TERBARU

/