alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Cerita Petani Anggrek Prigen Kembalikan Eksistensi Anggrek Pasuruan

Kecamatan Prigen selama ini dikenal sebagai daerah pembudi daya anggrek. Bahkan, beberapa tahun terakhir petani anggrek terus bertambah. Mereka banyak melakukan pembibitan, juga kawin silang. Hingga menghasilkan banyak varietas baru.

RIZAL FAHMI SYATORI, Prigen, Radar Bromo

Berada di dataran tinggi, membuat Kecamatan Prigen di Kabupaten Pasuruan memiliki udara yang sejuk. Dengan tanah subur dan sumber air yang melimpah.

Kondisi ini membuat warga Prigen banyak yang berkecimpung dalam bidang pertanian, selain pelaku wisata. Salah satunya, budi daya tanaman hias seperti di Kelurahan Ledug.

Di luar itu, sejumlah petani fokus membudidayakan anggrek sebagai salah satu tanaman hias primadona. Juga tanaman hias unggulan di Prigen.

Di Prigen, budi daya anggrek banyak dilakukan di Dusun Jagil, Desa Gambiran. Kini bahkan makin banyak petani yang membudidayakan anggrek di Dusun Jagil. Hasilnya, budi daya anggrek di Jagil makin dikenal. Bahkan, terus berkembang selama beberapa tahun terakhir.

“Di tempat kami sekarang ada sekitar 20 petani anggrek. Mereka ini sekaligus penjual. Jadi, semua dilakukan sendiri. Mulai pembibitan, budi daya, hingga memasarkan atau menjual,” terang Mulyani, 38, salah satu petani Anggrek di Dusun Jagil.

Mereka yang fokus membudidayakan anggrek ini, rata-rata punya pengalaman berkerja di kebun anggrek milik sejumlah pengusaha. Kemudian, mereka memutuskan menjadi petani anggrek di rumah masing-masing.

Biasanya, mereka memanfaatkan lahan seadanya. Seperti, pekarangan dan teras, juga lahan tegalan. Di tegalan, beberapa petani membuat green house khusus anggrek.

Kecamatan Prigen selama ini dikenal sebagai daerah pembudi daya anggrek. Bahkan, beberapa tahun terakhir petani anggrek terus bertambah. Mereka banyak melakukan pembibitan, juga kawin silang. Hingga menghasilkan banyak varietas baru.

RIZAL FAHMI SYATORI, Prigen, Radar Bromo

Berada di dataran tinggi, membuat Kecamatan Prigen di Kabupaten Pasuruan memiliki udara yang sejuk. Dengan tanah subur dan sumber air yang melimpah.

Kondisi ini membuat warga Prigen banyak yang berkecimpung dalam bidang pertanian, selain pelaku wisata. Salah satunya, budi daya tanaman hias seperti di Kelurahan Ledug.

Di luar itu, sejumlah petani fokus membudidayakan anggrek sebagai salah satu tanaman hias primadona. Juga tanaman hias unggulan di Prigen.

Di Prigen, budi daya anggrek banyak dilakukan di Dusun Jagil, Desa Gambiran. Kini bahkan makin banyak petani yang membudidayakan anggrek di Dusun Jagil. Hasilnya, budi daya anggrek di Jagil makin dikenal. Bahkan, terus berkembang selama beberapa tahun terakhir.

“Di tempat kami sekarang ada sekitar 20 petani anggrek. Mereka ini sekaligus penjual. Jadi, semua dilakukan sendiri. Mulai pembibitan, budi daya, hingga memasarkan atau menjual,” terang Mulyani, 38, salah satu petani Anggrek di Dusun Jagil.

Mereka yang fokus membudidayakan anggrek ini, rata-rata punya pengalaman berkerja di kebun anggrek milik sejumlah pengusaha. Kemudian, mereka memutuskan menjadi petani anggrek di rumah masing-masing.

Biasanya, mereka memanfaatkan lahan seadanya. Seperti, pekarangan dan teras, juga lahan tegalan. Di tegalan, beberapa petani membuat green house khusus anggrek.

MOST READ

BERITA TERBARU

/