alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Inilah Kios Desa Gajahrejo Manfaatkan Tanah Kas Desa dan Berkontribusi Bagi Pemasukan

Kegiatan perekonomian di Desa Gajahrejo, Kecamatan Purwodadi kini kian lengkap dengan berdirinya kios desa. Semenjak ada kios desa, warga yang hendak memenuhi kebutuhan sehari-hari, tak perlu pergi keluar desa.

————–

RIZAL FAHMI SYATORI, Purwodadi, Radar Bromo

Kios desa itu dibangun di atas lahan Tanah Kas Desa (TKD). Lokasinya sangat strategis lantaran berada di tepi jalan raya kabupaten. Persisnya berada di Dusun Bakalan.

MEMUTAR EKONOMI: Kios Desa Gajahrejo, Kecamatan Purwodadi yang dibangun tahun 2018 lalu. Kios yaang berada di Dusun Bakalan ini dimanfaatkan warga untuk berjualan. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Bangunan kios bercat oranye berjumlah enam unit. Kios itu dibangun pada tahun 2018 lalu. Pembangunannya dibiayai bantuan dari Pemkab Pasuruan yakni melalui APBD.

“Kios desa ini didirikan tujuan utamanya untuk kerek perekonomian warga. Termasuk mempermudah pemenuhan kebutuhan sehari-hari. mulai dari sembako, buah-buahan dan sayuran. Serta makanan dan minuman, juga lainnya,” ucap Kades Gajahrejo Kasiyono.

Saat melintas dan mampir di deretan kios desa ini, bangunannya tampak bersih. Lokasinya juga terjangkau oleh warga di semua dusun yang ada di desa ini. Sehingga warga tak terlalu jauh dan bersusah payah harus bepergian keluar desa, untuk berbelanja seperti buah-buahan, sembako, sayuran, serta mamin.

“Dulu, harus keluar ke desa tetangga yang dekat kota. Atau bahkan ke Pasar Lawang. Sekarang cukup ke kios desa ini, terkecuali belanja pakaian dan barang elektronik,” tuturnya.

Manfaat lain adanya kios desa ini, juga memberikan kontribusi bagi pemasukan desa dari sewa kios. Agar maksimal dan fokus, sementara dikelola oleh Karang Taruna. Serta kerja sama dengan BUMDes.

“Warga dan penghuni kios diuntungkan. Pemdes juga sama berupa pendapatan asli desa. Didapatkan dari sewa kios, nantinya lari ke pos kas desa. Jika memungkinkan, jumlah kiosnya akan kami tambah lebih banyak lagi,” cetusnya.

Tidak menutup kemungkinan, kios ini ke depan bisa menjadi pasar desa. Apalagi, banyak masyarakat yang sudah memanfaatkan keberadaan kios ini.

Dengan keberadaan kios ini, Pemdes juga merasakan bahwa ada perputaran ekonomi yang ada di sini. Paling tidak, uang milik masyarakat desa Gajahrejo, tak banyak yang beralih ke tempat perbelanjaan lain.

Bagi pemdes sendiri, optimistis pengembangan bisa dilakukan. Tak terkecuai bagi kios desa. Tanah kas desa yang sebelumnya tak termanfaatkan, kini bisa memberi sumbangsih pemasukan untuk desa. (fun)

Kegiatan perekonomian di Desa Gajahrejo, Kecamatan Purwodadi kini kian lengkap dengan berdirinya kios desa. Semenjak ada kios desa, warga yang hendak memenuhi kebutuhan sehari-hari, tak perlu pergi keluar desa.

————–

RIZAL FAHMI SYATORI, Purwodadi, Radar Bromo

Kios desa itu dibangun di atas lahan Tanah Kas Desa (TKD). Lokasinya sangat strategis lantaran berada di tepi jalan raya kabupaten. Persisnya berada di Dusun Bakalan.

MEMUTAR EKONOMI: Kios Desa Gajahrejo, Kecamatan Purwodadi yang dibangun tahun 2018 lalu. Kios yaang berada di Dusun Bakalan ini dimanfaatkan warga untuk berjualan. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Bangunan kios bercat oranye berjumlah enam unit. Kios itu dibangun pada tahun 2018 lalu. Pembangunannya dibiayai bantuan dari Pemkab Pasuruan yakni melalui APBD.

“Kios desa ini didirikan tujuan utamanya untuk kerek perekonomian warga. Termasuk mempermudah pemenuhan kebutuhan sehari-hari. mulai dari sembako, buah-buahan dan sayuran. Serta makanan dan minuman, juga lainnya,” ucap Kades Gajahrejo Kasiyono.

Saat melintas dan mampir di deretan kios desa ini, bangunannya tampak bersih. Lokasinya juga terjangkau oleh warga di semua dusun yang ada di desa ini. Sehingga warga tak terlalu jauh dan bersusah payah harus bepergian keluar desa, untuk berbelanja seperti buah-buahan, sembako, sayuran, serta mamin.

“Dulu, harus keluar ke desa tetangga yang dekat kota. Atau bahkan ke Pasar Lawang. Sekarang cukup ke kios desa ini, terkecuali belanja pakaian dan barang elektronik,” tuturnya.

Manfaat lain adanya kios desa ini, juga memberikan kontribusi bagi pemasukan desa dari sewa kios. Agar maksimal dan fokus, sementara dikelola oleh Karang Taruna. Serta kerja sama dengan BUMDes.

“Warga dan penghuni kios diuntungkan. Pemdes juga sama berupa pendapatan asli desa. Didapatkan dari sewa kios, nantinya lari ke pos kas desa. Jika memungkinkan, jumlah kiosnya akan kami tambah lebih banyak lagi,” cetusnya.

Tidak menutup kemungkinan, kios ini ke depan bisa menjadi pasar desa. Apalagi, banyak masyarakat yang sudah memanfaatkan keberadaan kios ini.

Dengan keberadaan kios ini, Pemdes juga merasakan bahwa ada perputaran ekonomi yang ada di sini. Paling tidak, uang milik masyarakat desa Gajahrejo, tak banyak yang beralih ke tempat perbelanjaan lain.

Bagi pemdes sendiri, optimistis pengembangan bisa dilakukan. Tak terkecuai bagi kios desa. Tanah kas desa yang sebelumnya tak termanfaatkan, kini bisa memberi sumbangsih pemasukan untuk desa. (fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/