Bertemu M Salman Alfarisi, Pelukis Muda asal Pandaan

M. Salman Alfarisi, 19, menjadi salah satu pelukis di Kabupaten Pasuruan. Sejauh ini, puluhan karya dengan berbagai aliran berhasil dibuatnya. Ia mengaku suka menggambar sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

——————-

Dunia lukis seakan tak dapat dipisahkan dari sosok M. Salman Alfarisi, warga Jalan Sidotopo, Kelurahan/Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Maklum, remaja 19 tahun ini sudah mengenal dunia lukis sejak masih anak-anak.

Kini, namanya masuk daftar sekian pelukis muda yang dimiliki Kabupaten Pasuruan. Puluhan karya lukis telah berhasil dibuatnya. Baik untuk dikoleksi maupun yang dimiliki orang lain setelah dijualnya.

“Sejak duduk di kelas tiga sekolah dasar (SD) saya sudah suka menggambar. Saat itu, saya suka menggambar tokoh kartun atau animasi lainnya. Menjelang SMP beralih melukis,” ujar mahasiswa semester V Jurusan Pendidikan Seni Rupa di Universita Negeri Surabaya itu.

Kemampuannya melukis tidak hanya diperoleh dari belajar secara mandiri. Namun, menurutnya, juga diperoleh dari sang ayah, M. Slamet, yang juga seorang pelukis kenamaan asal Kecamatan Pandaan. Tak heran bila anak kedua dari tiga bersaudara ini, kini menjadi pelukis muda andal dimiliki Kabupaten Pasuruan.

“Saya melukis tidak terpaku pada satu aliran. Semua aliran saya pelajari dan pernah membuatnya. Mulai dari kaligrafi, drawing, naturalis, kontemporer, dan lainnya,” ujar Salman.

Dalam membuat suatu lukisan, Salman mengaku, lebih dulu menentukan tema dan konsepnya. Pengerjaannya disesuaikan mood. Namun, paling sering digarap malam hari atau saat sedang santai. Ide itu dituangkan di atas kanvas dengan cat, pensil, bolpoin, spidol, dan peralatan lainnya. “Membuatnya kadang cepat kadang lama. Bagi saya yang paling penting hasil akhirnya sesuai konsep dan tema yang saya inginkan,” ujarnya.

Salman mengaku, untuk menguji kemampuannya, sering mengikuti lomba melukis. Serta, aktif mengikuti pameran lukisan bersama para pelukis muda lainnya. Baik di Kabupaten Pasuruan maupun di luar daerah, seperti Surabaya, Malang, dan Sidoarjo. Ia mengaku, tak pernah bosan menyalurkan hobinya dan akan terus berkarya.

“Kalau ada kesempatan dan waktu luang saya pasti sempatkan ikut ambil bagian dalam lomba dan pameran bersama. Keinginan saya ke depan dan sampai sekarang belum keturutan adalah ingin menggelar pameran lukisan tunggal,” ujarnya. (zal/fun)