Lewat Lukisan, Warga Binaan Lapas IIB Pasuruan Ini Banyak Buat Karya

Menjadi narapidana kasus kepemilikan sabu-sabu, saat ini Edi Siswanto ditahan di Lapas IIB Pasuruan. Namun di balik perawakannya yang sangar dan tubuh penuh tato, ia memiliki keahlian menggambar. Ia mampu membuat sketsa wajah hingga gambar grafiti di tembok.

—————-

Lelaki itu sedang menggambar di dinding berukuran 8×10 meter dengan menggunakan pensil di tangan. Tak butuh waktu lama, gambar pemandangan alam khas pedesaan terlukis di sana. Setelah dinilai pas, ia pun langsung memperindah gambar itu dengan cat.

Begitulah aktivitas keseharian Edi Siswanto, warga binaan (WB) Lapas IIB Pasuruan. Pria paruh baya ini diminta oleh Lapas setempat untuk melukis dinding lapas agar nampak indah. Tak hanya pemandangan, karyanya berbentuk gambar hewan juga bisa dilihat di dinding lapas setempat.

Edi memang sudah lama akrab dengan dunia menggambar atau sketsa. Sejak kecil, ia kerap menemani kakeknya menggambar sketsa wajah. Karena rutin menemani kakeknya, rasa suka pada menggambar pun terpupuk dalam hatinya. Ia lantas mencoba menggambar dengan media buku gambar seusai pulang sekolah.

“Saya belajar menggambar dari kakek saya. Lalu saya asah secara otodidak dengan rutin menggambar apapun. Mulai dari pemandangan hingga bentuk hewan di buku gambar,”ungkapnya.

Dari sini, pria asal Desa Watutulis Utara, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo ini rutin mengikuti lomba menggambar di kampungnya. Saat masih kelas 4 SD di Sidoarjo, ia mengikuti lomba gambar dalam peringatan 17 Agustus di kampungnya. Ketika itu ia menggambar pedesaan dengan detail gunung dan ladang. Hasilnya, diapun menjadi juara pertama tingkat desa.

Setelah berhasil menjadi juara lomba menggambar ini, rasa percaya dirinya meningkat. Ia merasa yakin memang memiliki bakat menggambar. Apalagi saat kelas lima SD pada 1984, ia sempat membuat sketsa wajah.

Saat itu, ia membuat sketsa wajah presiden kedua RI, Soeharto dalam buku gambar untuk tugas sekolah. Dan dia berhasil memperoleh nilai A atas hasil karyanya ini.

Lambat laun, bakatnya menggambar semakin dikenal luas. Bahkan ia sempat dipercaya membuat sketsa wajah tetangganya saat SMP.

Dari hobinya menggambar inilah, ia pun mendapatkan uang dari setiap orang yang meminta digambarkan olehnya. Untuk skesta wajah ini, ia bisa menggarap dalam waktu satu minggu di atas kanvas dengan menggunakan cat poster.

“Saya biasanya gambar dulu sketsa wajahnya menggunakan pensil. Baru setelah itu dicat dengan cat poster. Bagi yang ingin digambar wajahnya bisa menyerahkan foto ke saya,” jelasnya.

Lulus SMA, kelahiran 1975 itu pun memutuskan untuk bekerja di pabrik pembuatan kaca grafir. Orderan kaca grafir ini biasanya datang dari masjid hingga perorangan. Gambar pada kaca grafir ini berupa ikan koi atau bunga teratai. Namun bisa juga gambar lainnya.

Dan Ini bergantung pada pesanan. Harga satuannya pun beragam bergantung tingkat kesulitan. Sebelum terjerumus dalam barang haram pada 2012, harga satuan paling murah untuk kaca grafir sekitar Rp 6.000.

Tak hanya itu, ia juga kerap diminta tolong oleh pihak desa atau warga di kampungnya untuk melukis pada dinding rumah mereka. Untuk keahlian ini, ia mengaku memperolehnya dengan belajar dari temannya.

Ia diberi contoh cara melukis di dinding. Dan dari sini ia pun meniru. Keahlian ini sudah dipelajarinya sejak masih SMA. Per meternya dihargai Rp 125 ribu.

“Saya kerap menerima order dari tetangga untuk melukis dinding mereka. Gambarnya sesuai permintaan mereka. Bisa pemandangan alam atau gambar lainnya. Sebebas dari sini, saya ingin terjun di gambar dan lukisan lagi,”sebutnya.

Kalapas IIB Pasuruan Wahyu Indarto menyebut, Lapas baru bisa memfasilitasi keahlian Edi Siswanto ini dengan memperindah dinding Lapas. Namun ia berharap agar Edi bisa mengembangkan bakatnya ini saat bebas nanti. Sehingga, bakatnya semakin terasah dan lebih dikenal luas di masyarakat.

“Kami baru sebatas memfasilitasi bakatnya saja. Namun kami selalu mendoakan agar Edi ini bisa semakin sukses ke depannya dengan bakat yang dimiliki,” terang Wahyu. (riz/fun)