alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 28 January 2022

Gua Jepang di Hotel Inna Tretes yang Dibangun Romusa

Banyak destinasi wisata menarik di kawasan wisata Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Mulai wisata alam, buatan, sampai cagar budaya. Salah satunya yaitu wisata Gua Jepang. Tempat ini menarik, karena memiliki nilai sejarah tinggi.

——————————–

GUA Jepang ada di dalam areal Inna Tretes Hotel dan Resort. Masuk Lingkungan Pesanggrahan, Kelurahan/Kecamatan Prigen. Bahkan, pintu masuk atau mulut gua berada di sisi utara kantor dan lobi hotel tersebut.

Karena ada di dalam areal hotel, keberadaan Gua Tretes belum banyak diketahui. Kecuali warga sekitar, pegawai hotel, dan para tamu atau pengunjung hotel.

“Ini gua buatan. Dibangun oleh pekerja romusa di masa penjajahan Jepang sekitar tahun 1943. Sampai saat ini kami jaga dan rawat. Kami juga pertahankan bentuk aslinya” cetus Setiyono, human capital Inna Tretes Hotel dan Resort.

TAK BOLEH DIMASUKI: Pintu masuk Gua Jepang di Tretes. Kini gua itu tidak boleh dimasuki, karena kondisi tanahnya yang labil dan lembap. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Berbeda dengan kondisinya sekarang sebagai tempat wisata. Pada masanya, Gua Jepang itu difugsikan sebagai bungker atau tempat persembunyian. Sekaligus sebagai pertahanan dari serangan musuh atau lawan.

Banyak destinasi wisata menarik di kawasan wisata Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Mulai wisata alam, buatan, sampai cagar budaya. Salah satunya yaitu wisata Gua Jepang. Tempat ini menarik, karena memiliki nilai sejarah tinggi.

——————————–

GUA Jepang ada di dalam areal Inna Tretes Hotel dan Resort. Masuk Lingkungan Pesanggrahan, Kelurahan/Kecamatan Prigen. Bahkan, pintu masuk atau mulut gua berada di sisi utara kantor dan lobi hotel tersebut.

Karena ada di dalam areal hotel, keberadaan Gua Tretes belum banyak diketahui. Kecuali warga sekitar, pegawai hotel, dan para tamu atau pengunjung hotel.

“Ini gua buatan. Dibangun oleh pekerja romusa di masa penjajahan Jepang sekitar tahun 1943. Sampai saat ini kami jaga dan rawat. Kami juga pertahankan bentuk aslinya” cetus Setiyono, human capital Inna Tretes Hotel dan Resort.

TAK BOLEH DIMASUKI: Pintu masuk Gua Jepang di Tretes. Kini gua itu tidak boleh dimasuki, karena kondisi tanahnya yang labil dan lembap. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Berbeda dengan kondisinya sekarang sebagai tempat wisata. Pada masanya, Gua Jepang itu difugsikan sebagai bungker atau tempat persembunyian. Sekaligus sebagai pertahanan dari serangan musuh atau lawan.

MOST READ

BERITA TERBARU