alexametrics
24.7 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Tekad Eks Timnas U-19 Move On dari Cedera Parah Bersama Persekap

Tetapi, kemudian ada kabar buruk. Timnas U-19 batal mengikuti kejuaraan sepak bola internasional antarnegara di kawasan Asia Tenggara tersebut. Para pemain harus pulang ke daerah setelah Indonesia disanksi FIFA. Timnas U-19 dicoret dari daftar peserta Piala AFF. “Padahal, sudah kurang sebulan lagi,” kata Zakaria.

Mau tak mau, para pemain Timnas U-19 pulang dengan tangan kosong. Mereka kembali ke daerah sebelum berlaga sama sekali. Zakaria sempat masuk dalam tim sepak bola PON Jawa Timur. Dia lalu bermain dengan Persekap di ISC B 2016. Di bawah arahan eks pemain Timnas Piala Asia 2004 Aris Budi Prasetyo, Persekap melenggang hingga babak 8 besar.

Tetapi, Zakaria harus naik ke meja operasi. Dia mengalami cedera ligamen pada lutut kirinya setelah ditebas pemain PS Sumbawa Barat di tengah pertandingan. Zakaria bahkan dua kali menjalani operasi ligamen.

“Setelah operasi di Solo itu sudah lumayan enak. Kambuh lagi setelah saya nyoba main bola,” ungkapnya.

Pemain berusia 24 tahun itu memang tak bisa terlalu lama absen bermain sepak bola. Dia enggan karirnya dalam sepak bola berakhir karena cedera. Zakaria masih ingin membela tim kebanggaannya, Persekap.

Operasi kedua di Malang pun dilakukan dan berjalan sukses. Tetapi, Zakaria masih harus beberapa kali terapi untuk memulihkan kondisinya.

“Tentu tidak bisa seperti semula. Saya menyadari itu. Kondisi setelah operasi mungkin 80 persen. Yang pasti, lebih sempurna buatan Gusti Allah,” katanya.

Tetapi, kemudian ada kabar buruk. Timnas U-19 batal mengikuti kejuaraan sepak bola internasional antarnegara di kawasan Asia Tenggara tersebut. Para pemain harus pulang ke daerah setelah Indonesia disanksi FIFA. Timnas U-19 dicoret dari daftar peserta Piala AFF. “Padahal, sudah kurang sebulan lagi,” kata Zakaria.

Mau tak mau, para pemain Timnas U-19 pulang dengan tangan kosong. Mereka kembali ke daerah sebelum berlaga sama sekali. Zakaria sempat masuk dalam tim sepak bola PON Jawa Timur. Dia lalu bermain dengan Persekap di ISC B 2016. Di bawah arahan eks pemain Timnas Piala Asia 2004 Aris Budi Prasetyo, Persekap melenggang hingga babak 8 besar.

Tetapi, Zakaria harus naik ke meja operasi. Dia mengalami cedera ligamen pada lutut kirinya setelah ditebas pemain PS Sumbawa Barat di tengah pertandingan. Zakaria bahkan dua kali menjalani operasi ligamen.

“Setelah operasi di Solo itu sudah lumayan enak. Kambuh lagi setelah saya nyoba main bola,” ungkapnya.

Pemain berusia 24 tahun itu memang tak bisa terlalu lama absen bermain sepak bola. Dia enggan karirnya dalam sepak bola berakhir karena cedera. Zakaria masih ingin membela tim kebanggaannya, Persekap.

Operasi kedua di Malang pun dilakukan dan berjalan sukses. Tetapi, Zakaria masih harus beberapa kali terapi untuk memulihkan kondisinya.

“Tentu tidak bisa seperti semula. Saya menyadari itu. Kondisi setelah operasi mungkin 80 persen. Yang pasti, lebih sempurna buatan Gusti Allah,” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/