alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Tekad Eks Timnas U-19 Move On dari Cedera Parah Bersama Persekap

M. Zakaria Firdaus berkarir sebagai pemain sepak bola sejak remaja. Pernah masuk Timnas Indonesia U-19. Sampai dilanda cedera yang membuatnya tak bisa berlaga. Setelah hampir lima tahun vakum, ia kini kembali tampil dalam debutan Liga 3 memperkuat Persekap.

MUHAMAD BUSTHOMI, Pasuruan, Radar Bromo

Pria kelahiran 1 April itu memulai debutnya sebagai pesepak bola ketika masih bersekolah di SMPN 3 Pasuruan. Kelas II. Usianya baru 16 tahun. Dia bergabung dengan Persekap Jr pada 2013. Tim muda Kota Pasuruan itu kemudian melesat ke 3 besar Jawa Timur.

Setelah musim kompetisi berganti, Zakaria kemudian bergabung dengan PSPK. Juga tim asal Kota Pasuruan yang saat itu bertengger di Liga 3.

PSPK memang dibentuk sebagai wadah pembinaan pemain lokal. Terutama yang sudah mentas dari Persekap Jr. Sebagai persiapan untuk bisa masuk dalam skuad Persekap yang sudah berlaga di kompetisi kasta kedua.

“Saat di PSPK itulah saya punya kesempatan ikut seleksi Timnas U-19,” kata Zack –sapaan Zakaria- kepada Jawa Pos Radar Bromo Senin (1/11).

Ia mengikuti seleksi yang kebetulan digelar di Pasuruan. Sekitar ratusan pemain dari wilayah Tapal Kuda berebut poin. Jadi, Zakaria juga harus bersaing dengan para pemain dari Pasuruan hingga Banyuwangi.

Setelah dua hari penjaringan, tim seleksi memutuskan 11 pemain yang layak. Salah satunya ialah Zakaria. Namun, mereka tidak langsung ikut pembinaan pemain Timnas U-19. Proses seleksinya masih berlanjut. Para pemain yang sudah terseleksi dari daerah-daerah lebih dulu dikumpulkan. Seleksi nasional digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

M. Zakaria Firdaus berkarir sebagai pemain sepak bola sejak remaja. Pernah masuk Timnas Indonesia U-19. Sampai dilanda cedera yang membuatnya tak bisa berlaga. Setelah hampir lima tahun vakum, ia kini kembali tampil dalam debutan Liga 3 memperkuat Persekap.

MUHAMAD BUSTHOMI, Pasuruan, Radar Bromo

Pria kelahiran 1 April itu memulai debutnya sebagai pesepak bola ketika masih bersekolah di SMPN 3 Pasuruan. Kelas II. Usianya baru 16 tahun. Dia bergabung dengan Persekap Jr pada 2013. Tim muda Kota Pasuruan itu kemudian melesat ke 3 besar Jawa Timur.

Setelah musim kompetisi berganti, Zakaria kemudian bergabung dengan PSPK. Juga tim asal Kota Pasuruan yang saat itu bertengger di Liga 3.

PSPK memang dibentuk sebagai wadah pembinaan pemain lokal. Terutama yang sudah mentas dari Persekap Jr. Sebagai persiapan untuk bisa masuk dalam skuad Persekap yang sudah berlaga di kompetisi kasta kedua.

“Saat di PSPK itulah saya punya kesempatan ikut seleksi Timnas U-19,” kata Zack –sapaan Zakaria- kepada Jawa Pos Radar Bromo Senin (1/11).

Ia mengikuti seleksi yang kebetulan digelar di Pasuruan. Sekitar ratusan pemain dari wilayah Tapal Kuda berebut poin. Jadi, Zakaria juga harus bersaing dengan para pemain dari Pasuruan hingga Banyuwangi.

Setelah dua hari penjaringan, tim seleksi memutuskan 11 pemain yang layak. Salah satunya ialah Zakaria. Namun, mereka tidak langsung ikut pembinaan pemain Timnas U-19. Proses seleksinya masih berlanjut. Para pemain yang sudah terseleksi dari daerah-daerah lebih dulu dikumpulkan. Seleksi nasional digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

MOST READ

BERITA TERBARU

/