alexametrics
27.4 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022

dr Baktiar, Koordinator Rumah Karantina, Sudah Rawat Ribuan Pasien

Selama bertugas di rumah karantina BLK Rejoso, dia telah merawat total sebanyak 1.171 pasien. Baik bergejala, maupun orang tanpa gejala (OTG). Juga termasuk yang selesai perawatan medis dari rumah sakit.

Penanganannya tetap mengacu sesuai SOP. Seperti pemeriksaan rutin bagi yang ada keluhan, pemberian vitamin, konsultasi via WA, video call dan juga by phone. Termasuk di dalamnya menguatkan mental dan semangat para pasien, tidak sedikit menjadi beban sehingga akhirnya drop dan imunnya turun.

“Suka dukanya banyak. Semua pasien anggap seperti saudara sendiri. Buat merasa nyaman dan betah, selama tinggal di rumah karantina. Untuk percepatan kesembuhannya,” kata Adil.

Kini, sudah ribuan pasien sudah sembuh dan kembali pulang ke rumah masing-masing. Selama di rumah karantina BLK Rejoso, Adil mengaku, nihil kasus kematian untuk pasien yang menjalani isolasi.

Adil pun masih tetap komunikasi baik dengan para penyintas. Terutama yang pernah dirawat di rumah karantina di BLK Rejoso.

“Saking banyaknya pasien, begitu sembuh satu persatu tak ingat persis. Tapi sebagian besar tetap komunikasi baik. Memang juga ada yang lost kontak,” tuturnya.

Selama bertugas di rumah karantina, Adil mengaku, banyak ilmu yang secara tidak langsung dia dapatkan. “Lebih dewasa, serta sabar menghadapi orang. Mudah-mudahan pandemi segera berakhir,” ujarnya. (zal/fun)

Selama bertugas di rumah karantina BLK Rejoso, dia telah merawat total sebanyak 1.171 pasien. Baik bergejala, maupun orang tanpa gejala (OTG). Juga termasuk yang selesai perawatan medis dari rumah sakit.

Penanganannya tetap mengacu sesuai SOP. Seperti pemeriksaan rutin bagi yang ada keluhan, pemberian vitamin, konsultasi via WA, video call dan juga by phone. Termasuk di dalamnya menguatkan mental dan semangat para pasien, tidak sedikit menjadi beban sehingga akhirnya drop dan imunnya turun.

“Suka dukanya banyak. Semua pasien anggap seperti saudara sendiri. Buat merasa nyaman dan betah, selama tinggal di rumah karantina. Untuk percepatan kesembuhannya,” kata Adil.

Kini, sudah ribuan pasien sudah sembuh dan kembali pulang ke rumah masing-masing. Selama di rumah karantina BLK Rejoso, Adil mengaku, nihil kasus kematian untuk pasien yang menjalani isolasi.

Adil pun masih tetap komunikasi baik dengan para penyintas. Terutama yang pernah dirawat di rumah karantina di BLK Rejoso.

“Saking banyaknya pasien, begitu sembuh satu persatu tak ingat persis. Tapi sebagian besar tetap komunikasi baik. Memang juga ada yang lost kontak,” tuturnya.

Selama bertugas di rumah karantina, Adil mengaku, banyak ilmu yang secara tidak langsung dia dapatkan. “Lebih dewasa, serta sabar menghadapi orang. Mudah-mudahan pandemi segera berakhir,” ujarnya. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/