alexametrics
25 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

Asyiknya Camping and Adventure ala Para Eksekutif di Pasuruan

Cek pula kondisi kendaraan. Ketersediaan BBM dan hal detail lainnya. Sebab, di hutan ataupun pegunungan, semua hal yang tak terduga bisa terjadi.

Menurut Yudha, saat camping jelas tidak boleh melupakan tenda. Ukurannya sesuai kebutuhan. Peralatan lain yang tak boleh diabaikan adalah peralatan masak. Misalnya, kompor portabel. Bahan makanan siap saji juga penting.

Selama adventure, kebutuhan makanan harus terjamin. Jangan sampai kelaparan atau kehausan di hutan. ”Bawa juga obat-obatan dan keperluan pribadi. Seperti celana pendek,” ungkapnya.

 

MENIKMATI ALAM: Yudha Tri Widya Sasongko (kanan) menikmati keindahan alam ketika berkemah di wilayah Gunung Arjuno. (Yudha for Radar Bromo)

 

Yudha mengaku pernah merasakan pengalaman kurang menyenangkan saat ke Gunung Bromo. Waktu itu ada di turunan lautan pasir, ternyata mobil rekannya mogok. Mau tidak mau harus diperbaiki. Kebetulan waktu itu dia lupa bawa jaket tebal. Akhirnya, badannya menggigil. Karena perbaikan belum kelar sampai malam. Gara-garanya, as roda patah setelah menghantam batu.

”Semua roda dicopot. Dibawa ke tukang las. Baru kemudian dipasang kembali,” kisahnya.

Cek pula kondisi kendaraan. Ketersediaan BBM dan hal detail lainnya. Sebab, di hutan ataupun pegunungan, semua hal yang tak terduga bisa terjadi.

Menurut Yudha, saat camping jelas tidak boleh melupakan tenda. Ukurannya sesuai kebutuhan. Peralatan lain yang tak boleh diabaikan adalah peralatan masak. Misalnya, kompor portabel. Bahan makanan siap saji juga penting.

Selama adventure, kebutuhan makanan harus terjamin. Jangan sampai kelaparan atau kehausan di hutan. ”Bawa juga obat-obatan dan keperluan pribadi. Seperti celana pendek,” ungkapnya.

 

MENIKMATI ALAM: Yudha Tri Widya Sasongko (kanan) menikmati keindahan alam ketika berkemah di wilayah Gunung Arjuno. (Yudha for Radar Bromo)

 

Yudha mengaku pernah merasakan pengalaman kurang menyenangkan saat ke Gunung Bromo. Waktu itu ada di turunan lautan pasir, ternyata mobil rekannya mogok. Mau tidak mau harus diperbaiki. Kebetulan waktu itu dia lupa bawa jaket tebal. Akhirnya, badannya menggigil. Karena perbaikan belum kelar sampai malam. Gara-garanya, as roda patah setelah menghantam batu.

”Semua roda dicopot. Dibawa ke tukang las. Baru kemudian dipasang kembali,” kisahnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/