alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Menikmati Kopi Ramah Lingkungan yang Diproses Memanfaatkan PTLMH

Memanfaatkan kopi berkualitas tinggi dari Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, kini Kedai Kopi Lang Baling mulai dikenal di Kota Kraksaan. Kopi ini juga ramah lingkungan dengan proses pengolahan memanfaatkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) yang berada di desa setempat.

ARIF MASHUDI, Kraksaan, Radar Bromo

Desa Andungbiru merupakan salah satu desa di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, yang memiliki banyak potensi hasil perkebunan. Salah satunya kopi yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Desa Andungbiru.

Kopi bahkan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari warga Andungbiru. Kopi tidak hanya ditanam di lahan khusus, seperti di perkebunan dengan luas tertentu. Namun, juga ditanam di lahan yang lebih sempit. Seperti di halaman rumah warga. Juga di kanan dan kiri jalan di Desa Andungbiru.

Sudah menjadi rahasia umum, hasil panen kopi umumnya dijual pada tengkulak oleh petani. Namun, sejak akhir 2018, kopi tidak lagi hanya dijual kepada tengkulak.

Kopi Desa Andungbiru juga diolah menjadi kopi bernilai jual tinggi melalui beberapa metode pengolahan. Proses pengolahannya memanfaatkan aliran listrik yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) binaan CSR PT PJB UP Paiton. Dan hasilnya yaitu produk kopi Lang Baling yang ramah lingkungan.

Proses pengolahan biji kopi dengan menggunakan PLTMH itu diinisiasi Moh. Rasyid, warga Desa Andungbiru. Sebutan kopi Lang Baling pun tidak terlepas dari proses pengolahan kopi yang menggunakan energi listrik terbarukan dari PLTMH setempat.

Ya, warga setempat memang tidak familiar dengan nama PLTMH. Mereka menyebut PLTMH dengan istilah lang baling atau baling-baling. Sebuah kincir angin yang menggerakkan turbin pada PLTMH. Akhirnya, kopi tersebut diberi nama kopi Lang Baling.

Saat ini, kopi Lang Baling dipasarkan di sejumlah kafe. Salah satunya di Kedai Kopi Lang Baling Kraksaan. Letaknya strategis, berada di pelataran Rumah Batik Kabupaten Probolinggo. Tepatnya di di gedung balai latihan kerja (BLK) atau di depan Dinas Perpustakaan Daerah dan Arsip, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan.

Memanfaatkan kopi berkualitas tinggi dari Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, kini Kedai Kopi Lang Baling mulai dikenal di Kota Kraksaan. Kopi ini juga ramah lingkungan dengan proses pengolahan memanfaatkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) yang berada di desa setempat.

ARIF MASHUDI, Kraksaan, Radar Bromo

Desa Andungbiru merupakan salah satu desa di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, yang memiliki banyak potensi hasil perkebunan. Salah satunya kopi yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Desa Andungbiru.

Kopi bahkan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari warga Andungbiru. Kopi tidak hanya ditanam di lahan khusus, seperti di perkebunan dengan luas tertentu. Namun, juga ditanam di lahan yang lebih sempit. Seperti di halaman rumah warga. Juga di kanan dan kiri jalan di Desa Andungbiru.

Sudah menjadi rahasia umum, hasil panen kopi umumnya dijual pada tengkulak oleh petani. Namun, sejak akhir 2018, kopi tidak lagi hanya dijual kepada tengkulak.

Kopi Desa Andungbiru juga diolah menjadi kopi bernilai jual tinggi melalui beberapa metode pengolahan. Proses pengolahannya memanfaatkan aliran listrik yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) binaan CSR PT PJB UP Paiton. Dan hasilnya yaitu produk kopi Lang Baling yang ramah lingkungan.

Proses pengolahan biji kopi dengan menggunakan PLTMH itu diinisiasi Moh. Rasyid, warga Desa Andungbiru. Sebutan kopi Lang Baling pun tidak terlepas dari proses pengolahan kopi yang menggunakan energi listrik terbarukan dari PLTMH setempat.

Ya, warga setempat memang tidak familiar dengan nama PLTMH. Mereka menyebut PLTMH dengan istilah lang baling atau baling-baling. Sebuah kincir angin yang menggerakkan turbin pada PLTMH. Akhirnya, kopi tersebut diberi nama kopi Lang Baling.

Saat ini, kopi Lang Baling dipasarkan di sejumlah kafe. Salah satunya di Kedai Kopi Lang Baling Kraksaan. Letaknya strategis, berada di pelataran Rumah Batik Kabupaten Probolinggo. Tepatnya di di gedung balai latihan kerja (BLK) atau di depan Dinas Perpustakaan Daerah dan Arsip, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/